Bidan Soroti Banyak Bumil yang Jarang Periksa Kehamilannya
- 25 Jun 2026 11:08 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin masih menjadi perhatian tenaga kesehatan di wilayah kerja UPT Kampung Puskesmas Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Kurangnya pemeriksaan kehamilan berisiko menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi berbagai tanda bahaya yang dapat mengancam kesehatan ibu maupun janin.
Bidan UPT Kampung Puskesmas Kawat Tayan Hilir, Riski Ria Weni, mengatakan berdasarkan kondisi di wilayah kerjanya masih banyak ibu hamil yang jarang memeriksakan kehamilannya ke fasilitas kesehatan. Akibatnya, sejumlah ibu hamil terlambat mengetahui adanya tanda bahaya selama masa kehamilan.
"Di wilayah kerja kami masih ditemukan ibu hamil yang jarang melakukan pemeriksaan kehamilan. Kondisi ini menyebabkan sebagian ibu terlambat mengetahui tanda bahaya yang muncul selama kehamilan sehingga berpotensi meningkatkan risiko komplikasi," kata Riski Ria Weni dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Melalui pemeriksaan tersebut, tenaga kesehatan dapat mendeteksi lebih dini apabila terdapat masalah kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
"Ibu hamil sebaiknya tidak menunggu hingga merasakan keluhan yang berat untuk datang memeriksakan kehamilannya. Pemeriksaan rutin memungkinkan berbagai risiko dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat," ujarnya.
Ia menjelaskan beberapa tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai antara lain perdarahan, tekanan darah tinggi, pembengkakan berlebihan, nyeri perut hebat, serta berkurangnya gerakan janin. Apabila mengalami gejala tersebut, ibu hamil diharapkan segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Weni menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan Posyandu, kelas ibu hamil, serta kunjungan rumah guna meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Menurutnya, keterlibatan keluarga, terutama suami, juga sangat diperlukan agar ibu hamil mendapatkan dukungan untuk rutin memeriksakan kehamilan dan segera mencari pertolongan medis apabila muncul gejala yang mengkhawatirkan.
Ia berharap kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga, semakin meningkat dalam memanfaatkan layanan kesehatan selama masa kehamilan. Dengan pemeriksaan yang rutin dan deteksi dini tanda bahaya, angka komplikasi kehamilan di wilayah Kecamatan Tayan Hilir diharapkan dapat ditekan sehingga kesehatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....