Tips Mengatasi Kram Perut yang Datang Tiba-tiba
- 23 Jun 2026 14:51 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Mengalami kram perut saat sedang melakukan kerja berat atau aktivitas fisik yang intens merupakan keluhan yang cukup sering terjadi namun sering kali memicu kekhawatiran. Fenomena ini, yang dalam dunia medis mirip dengan kondisi Exercise-Induced Transient Abdominal Pain (ETAP) atau awam menyebutnya sodokan/tuju, yang terjadi ketika otot-otot di dinding perut mengalami kontraksi atau kejang secara tiba-tiba.
Penyebab paling krusial di balik kram perut saat bekerja berat adalah terjadinya dehidrasi dan hilangnya keseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Ketika bekerja keras, tubuh akan memproduksi keringat dalam jumlah besar sebagai mekanisme alami untuk menurunkan suhu internal. Bersama dengan keluarnya keringat, tubuh juga kehilangan mineral-mineral penting (elektrolit) seperti natrium, kalium, dan magnesium yang berfungsi mengatur kontraksi serta relaksasi otot.
Selain faktor fisik otot dan cairan, cara kita bernapas saat melakukan kerja berat memegang peranan penting terhadap munculnya kram. Banyak orang cenderung menahan napas atau bernapas secara dangkal dan cepat ketika sedang mengerahkan tenaga besar. Pola napas yang tidak teratur ini menyebabkan otot diafragma—otot utama yang membatasi rongga dada dan perut—kekurangan pasokan oksigen (hipoksia).
Langkah awal dan paling mendasar untuk mengatasi kram perut yang terjadi secara tiba-tiba adalah dengan segera menghentikan seluruh aktivitas berat yang sedang dilakukan. Memaksakan diri untuk terus bekerja hanya akan memperburuk robekan mikro pada serat otot dan memperpanjang durasi kram. Carilah tempat yang teduh dan nyaman untuk duduk atau berbaring telentang guna melemaskan ketegangan dinding perut.
Setelah memosisikan tubuh dalam keadaan rileks, segera lakukan rehidrasi untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang melalui keringat. Sangat disarankan untuk meminum air putih hangat atau cairan yang mengandung elektrolit (minuman isotonik) secara perlahan, berupa tegukan-tegukan kecil.
Untuk membantu mempercepat pemulihan serat otot perut yang kaku, Anda dapat menerapkan terapi luar berupa kompres hangat atau pijatan ringan. Tempelkan botol yang diisi air hangat atau heating pad di area perut yang terasa kram selama 10 hingga 15 menit. Suhu hangat yang dihantarkan akan melebarkan pembuluh darah setempat, meningkatkan sirkulasi oksigen, dan meredakan ketegangan otot.
Agar keluhan kram perut tidak terus berulang di kemudian hari saat Anda harus kembali melakukan kerja berat, langkah pencegahan sejak sebelum memulai aktivitas wajib diterapkan. Selalu lakukan pemanasan (warming up) dan peregangan (stretching) otot inti tubuh (core muscles) setidaknya 5-10 menit sebelum bekerja untuk mempersiapkan kelenturan otot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....