Puskesmas Entikong Perkuat Edukasi Kesehatan Pekerja Migran Indonesia

  • 08 Mei 2026 20:42 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sebagai wilayah perbatasan dan daerah transit internasional, Kecamatan Entikong memiliki peran penting dalam arus keberangkatan pekerja migranIndonesia menuju Sarawak, Malaysia. Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Entikong terus meningkatkan edukasi kesehatan bagi masyarakat yang hendak bekerja ke negeri jiran.

Kepala Puskesmas Entikong, Gatot Setiarno mengatakan pihaknya berupaya semaksimal mungkin memberikan pemahaman kepada calon pekerja migran. Edukasi dilakukan agar para pekerja memiliki kesiapan kesehatan sebelum berangkat ke luar negeri.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat utama yang wajib dipenuhi para pekerja migran. Bahkan, standar medical check up secara lengkap merupakan permintaan langsung dari negara tujuan kerja.

“Medical check up lengkap menjadi syarat penting dari negara tujuan, sehingga pekerja migran harus benar-benar dipastikan dalam kondisi sehat,” kata Gatot dalam Dialog RRI Indonesia Sehat, Jumat 8 Mei 2026.

Menurutnya, meski jumlah pekerja migran asal Entikong tergolong relatif sedikit, pelayanan edukasi tetap dilakukan secara maksimal. Hal itu dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan kesehatan ketika para pekerja sudah berada di luar negeri.

Disampaikannya, selain pemeriksaan kesehatan fisik, Puskesmas Entikong kini mulai memberi perhatian serius terhadap kesehatan mental pekerja migran. Aspek psikologis dianggap memiliki pengaruh besar terhadap kesiapan seseorang menjalani pekerjaan di negara lain.

Gatot meyebut, faktor jauh dari keluarga, tekanan pekerjaan, hingga adaptasi lingkungan baru menjadi tantangan yang kerap dihadapi pekerja migran. Karena itu, pendampingan dan edukasi mental dinilai penting sebelum keberangkatan dilakukan.

Oleh sebab itu, Puskesmas Entikong juga rutin memberikan pemahaman terkait pola hidup sehat dan pengelolaan stres kepada calon pekerja migran. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu mereka menjaga kesehatan selama bekerja di luar negeri.

“Kami ingin pekerja migran tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang kuat saat bekerja di luar negeri,” katanya.

Melalui edukasi yang terus diperkuat Gatot, berharap pekerja migran asal perbatasan dapat bekerja dengan aman dan sehat. Selain itu, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan juga diharapkan semakin meningkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....