Puskesmas Sanggau Tangani 93 Balita Berisiko Stunting

  • 07 Mei 2026 20:26 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Puskesmas Sanggau mencatat masih terdapat 93 balita dengan kategori risiko stunting di wilayah kerjanya. Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Sanggau, dr. Yuliana Yuli Exlasia dalam Lokakarya Mini Lintas Sektor di Aula Kantor Camat Kapuas, Kamis 7 Mei 2026.

“Untuk wilayah kerja Puskesmas Sanggau sendiri, jumlah anak dengan risiko stunting kategori sangat pendek dan pendek masih ada sebanyak 93 balita,” kata dr. Yuli di Aula Kantor Camat Kapuas, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menyampaikan, penanganan stunting masih menjadi salah satu program prioritas yang terus diperkuat melalui keterlibatan kader kesehatan, tenaga kesehatan desa, hingga masyarakat. Menurutnya, deteksi tumbuh kembang anak sejak dini menjadi langkah penting untuk menekan angka stunting.

“Kami mengimbau para kader, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat agar rutin membawa anak ke Posyandu supaya pertumbuhan dan perkembangannya bisa terpantau,” ungkapnya.

Selain itu, dr. Yuli menilai antusias masyarakat dalam membawa anak ke Posyandu masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Dikatakan, tingkat kunjungan Posyandu dalam beberapa tahun terakhir masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Kalau untuk kunjungan ke Posyandu memang masih stagnan dan ini menjadi perhatian kita bersama,” ucapnya.

Ia menjelaskan, salahsatu faktor yang mempengaruhi rendahnya kunjungan Posyandu yakni jadwal pelayanan yang sering bertepatan dengan jam kerja masyarakat. Puskesmas Sanggau saat ini tengah mengkaji kemungkinan penyesuaian jadwal Posyandu agar lebih memudahkan masyarakat.

“Kami sedang memikirkan inovasi jadwal Posyandu agar masyarakat yang bekerja tetap bisa membawa anaknya untuk pemeriksaan tumbuh kembang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar kesadaran terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas kesehatan anak di wilayah Kecamatan Kapuas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....