Makan Jengkol Bikin BAB Lebih Sering? Ini Penjelasannya
- 24 Jan 2026 06:19 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Jengkol merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup populer di Indonesia. Meski memiliki penggemar tersendiri, konsumsi jengkol kerap menimbulkan keluhan pada sebagian orang, salah satunya buang air besar (BAB) menjadi lebih sering setelah mengonsumsinya.
Kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan kandungan serat yang terdapat dalam jengkol. Serat berfungsi membantu memperlancar sistem pencernaan dengan merangsang pergerakan usus. Ketika tubuh menerima asupan serat dalam jumlah cukup besar secara mendadak, usus dapat bekerja lebih aktif sehingga memicu keinginan BAB lebih sering.
Selain serat, jengkol juga mengandung asam jengkolat, yaitu senyawa alami yang menjadi ciri khas makanan ini. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki sistem pencernaan sensitif, asam jengkolat dapat memicu rasa tidak nyaman di perut, seperti mulas atau peningkatan aktivitas usus.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah cara pengolahan jengkol. Jengkol yang dimasak kurang matang atau tidak diolah dengan baik cenderung lebih sulit dicerna oleh tubuh. Hal ini membuat saluran pencernaan bekerja lebih keras dan dapat menyebabkan frekuensi BAB meningkat.
Perlu diketahui, respons tubuh terhadap makanan bersifat individual. Ada orang yang tidak mengalami gangguan apa pun setelah makan jengkol, namun ada pula yang langsung merasakan perubahan pada sistem pencernaan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi lambung, kebiasaan makan, serta kesehatan usus masing-masing individu.
Secara umum, BAB lebih sering setelah makan jengkol tidak berbahaya, selama tidak disertai gejala lain seperti nyeri perut hebat, diare berkepanjangan, mual muntah, atau adanya darah pada tinja. Jika keluhan hanya berlangsung sementara, kondisi tersebut biasanya akan membaik dengan sendirinya.
Untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan, masyarakat disarankan mengonsumsi jengkol dalam porsi wajar, memastikan jengkol dimasak hingga benar-benar matang, serta memperbanyak minum air putih guna membantu proses pencernaan.
Namun, apabila keluhan BAB sering terjadi setiap kali mengonsumsi jengkol atau disertai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada gangguan pencernaan lain yang mendasarinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....