Konsumsi Kolagen dan Risiko Batu Ginjal
- 06 Jan 2026 18:18 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Kolagen merupakan suplemen yang semakin populer karena manfaatnya bagi kesehatan kulit, sendi, dan tulang. Namun, muncul kekhawatiran di masyarakat mengenai apakah konsumsi kolagen dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Pertanyaan ini penting dijawab agar masyarakat dapat mengonsumsi suplemen secara bijak dan aman.
Secara umum, kolagen adalah protein yang tersusun dari asam amino, termasuk glisin dan prolin. Saat dicerna, kolagen akan dipecah menjadi asam amino yang kemudian dimanfaatkan tubuh. Pada kondisi normal dan dikonsumsi sesuai anjuran, kolagen tidak secara langsung menyebabkan batu ginjal.
Kekhawatiran biasanya muncul karena metabolisme protein dapat meningkatkan kadar kalsium atau oksalat dalam urine, dua komponen utama pembentuk batu ginjal. Konsumsi protein berlebihan, termasuk dari suplemen kolagen, berpotensi meningkatkan risiko ini, terutama pada individu yang memiliki riwayat batu ginjal atau gangguan fungsi ginjal.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa konsumsi kolagen dalam dosis wajar secara langsung menyebabkan batu ginjal. Risiko lebih besar justru muncul dari pola konsumsi protein tinggi secara keseluruhan, kurang minum air putih, serta gaya hidup yang tidak seimbang.
Agar tetap aman, konsumsi kolagen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan. Penting pula untuk menjaga asupan cairan yang cukup agar ginjal dapat bekerja optimal dalam menyaring sisa metabolisme tubuh.
Bagi masyarakat dengan riwayat batu ginjal atau penyakit ginjal, konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen kolagen sangat dianjurkan. Dengan pemahaman yang tepat, kolagen dapat dikonsumsi secara aman tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....