SPMB SDN 03 Sontas Terkendala Fasilitas dan Minat Masyarakat Menurun

  • 09 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Sanggau masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di sekolah yang berada di wilayah perbatasan. Selain keterbatasan akses, kondisi sarana dan prasarana pendidikan turut memengaruhi minat masyarakat dalam menyekolahkan anak.

Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Sontas Kecamatan Entikong, Yulia Suriati Tohcin, mengatakan jumlah peserta didik baru di sekolahnya mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir, kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan di wilayah perbatasan. Menurutnya, pada pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 sekolah membuka kuota sebanyak 62 peserta didik, namun hingga seluruh proses penerimaan selesai, jumlah siswa yang mendaftar hanya mencapai 52 orang sehingga kuota yang tersedia belum terpenuhi.

"Minat pendaftar menurun dalam dua tahun terakhir, sehingga pemerataan pendidikan di wilayah perbatasan menjadi tantangan bersama,"ungkap Yulia Suriati Tohcin dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 9 Juli 2026.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab rendahnya jumlah pendaftar adalah kondisi fasilitas sekolah yang belum memadai. Saat ini kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di Gedung Serba Guna Dusun Sontas yang digunakan sebagai ruang belajar sementara.

Yulia mengatakan kondisi bangunan yang digunakan tersebut sudah cukup memprihatinkan. Lantai dan atap gedung mengalami kerusakan sehingga kurang memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik selama proses pembelajaran berlangsung.

"Harapan kami, anak-anak dapat belajar di gedung yang aman, nyaman, dan layak sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, sekolah di wilayah perbatasan membutuhkan perhatian yang lebih besar agar layanan pendidikan dapat terus berjalan secara optimal. Dukungan berupa pembangunan gedung sekolah, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan fasilitas belajar dinilai sangat penting untuk menunjang kualitas pendidikan.

Yulia berharap Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama pemerintah pusat dapat memberikan dukungan nyata terhadap sekolah-sekolah di daerah perbatasan. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan minat masyarakat menyekolahkan anaknya semakin meningkat dan pemerataan pendidikan di Kabupaten Sanggau dapat terwujud.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....