Guru Bahasa Indonesia Manfaatkan AI dalam Pembelajaran Digital
- 29 Apr 2026 18:01 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Menjadi guru Bahasa Indonesia di tengah arus deras transformasi digital bukan sekadar menyampaikan kaidah tata bahasa dan sastra, tetapi juga tentang bagaimana menjaga relevansi di dunia yang serba cepat dan visual. Di ruang kelas yang kini dipenuhi gawai dan akses informasi tanpa batas, guru dituntut untuk beradaptasi mengubah metode konvensional menjadi lebih interaktif, kreatif, dan kontekstual.
Guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Pontianak, I'Anatul Insianah, menyebutkan menjadi guru di era digital merupakan tantangan tersendiri baginya, karena perubahan cara belajar siswa yang semakin cepat dan dinamis menuntut adanya penyesuaian dalam metode pengajaran. Kehadiran teknologi tidak hanya mengubah sumber belajar, tetapi juga cara siswa memahami dan mengolah informasi dan kemudahan akses belajar.
"Karna saya guru Bahasa Indonesia ya dan pelajaran Bahasa Indonesia itu memang harus dibikin semenyenangkan mungkin, kebanyakan anak - anak itu kan Bahasa Indonesia itu sudah dalam kehidupan sehari," kata I'Anatul Insianah dalam Obrolan Sore Ceria RRI PRO2 SP Sanggau, Rabu 29 April 2026.
Menurutnya, dalam situasi ini, tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan kreatif. Setiap pengajar menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang tetap menarik, relevan, dan bermakna tanpa mengabaikan esensi bahasa sebagai sarana berpikir kritis serta pembentuk karakter karna dengan demikian, menjadi guru di era digital bukan sekadar profesi saja.
Selain itu, Insianah menyampaikan bahwa ia mengaplikasikan kemampuan dalam menggunakan AI dalam perencanaan ajarnya agar pembelajaran menjadi semakin seru dan menarik. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, ia dapat merancang materi yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa karena AI membantunya menemukan ide-ide kreatif, menyusun bahan ajar dengan lebih efisien.
"AI ini harus diajarin dari manusia juga jadi kita yang melatih mereka dengan memperbanyak pengetahuan dan informasi dari kita juga, seperti saya menggunakan AI untuk merancang pembelajaran biasanya saya kasi dulu konteksnya jadi bukan sekedar tolong buatin ini, karena nanti bisa ngaur," ucapnya.
Guru Bahasa Indonesia di era digital kata Insianah, dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi secara kreatif dan bijak. Pemanfaatan AI dalam perencanaan pembelajaran menjadi salah satu strategi untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan, tanpa mengabaikan fungsi bahasa sebagai sarana berpikir kritis dan pembentukan karakter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....