Guru PAUD Dituntut Adaptif Hadapi Karakter Anak

  • 17 Apr 2026 18:54 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong Keberagaman karakter peserta didik di kelas menjadi tantangan nyata bagi tenaga pendidik anak usia dini. Perbedaan sifat, latar belakang, hingga kemampuan belajar membuat guru tidak cukup hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga dituntut mampu memahami perkembangan psikologis setiap anak.

Guru Islamic School Kalimantan Barat Sherina, mengungkapkan salam praktiknya, pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan secara fleksibel. Guru dituntut memberikan perhatian individual, menerapkan metode yang variatif dan menyenangkan, serta membangun komunikasi yang hangat agar materi dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.

“Karakter anak itu kan beda-beda. Ada yang pemalu, ada juga yang sangat aktif. Jadi tantangannya bagaimana kita melakukan pendekatan kepada mereka,” kata Sherina dalam program Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu 17 April 2026.

Menurutnya, pendekatan personal menjadi kunci dalam menciptakan suasana belajar yang efektif. Dengan memahami karakter anak, guru dapat menentukan metode yang tepat sehingga proses pembelajaran berjalan optimal.

Sherina menjelaskan, selain perbedaan karakter, dinamika emosi anak juga menjadi tantangan tersendiri. Suasana hati anak usia dini cenderung berubah-ubah, mulai dari antusias datang ke sekolah hingga tiba-tiba enggan belajar.

Kondisi tersebut dinilai sebagai bagian dari proses perkembangan emosional anak. Pada fase ini, anak-anak sedang belajar mengenali dan mengelola perasaan mereka dalam berbagai situasi.

“Mood anak-anak memang sering berubah. Kadang hari ini semangat, besok bisa saja tidak mau sekolah. Mereka sebenarnya sedang belajar memahami perasaannya sendiri,” jelasnya.

Untuk itu, kata Sherina, guru dituntut bersikap sabar dan bijaksana dalam menyikapi perubahan tersebut. Pendekatan yang lembut serta komunikasi yang efektif dinilai mampu menciptakan rasa nyaman bagi anak di lingkungan sekolah.

Sherina menambahkan, kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan emosional anak. Dengan sinergi yang baik, proses belajar diharapkan berjalan lebih optimal dan anak dapat tumbuh dengan karakter yang positif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....