Skill dan Peralatan Tak Bisa Dipisahkan untuk Jadi Fotografer Hebat
- 11 Mei 2026 10:33 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perdebatan mengenai mana yang lebih penting antara kemampuan atau peralatan dalam dunia fotografi hingga kini masih kerap menjadi topik hangat di kalangan anak muda dan pegiat kreatif. Menanggapi hal tersebut, seorang fotografer perempuan asal Kalimantan Barat membagikan pandangannya berdasarkan pengalaman, proses belajar, serta dinamika yang telah ia lalui selama menekuni dunia fotografi dari waktu ke waktu.
Freelancer Fotografer asal Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Weni Rahayu, mengungkapkan bahwa kemampuan dasar serta pemahaman teknik fotografi merupakan fondasi utama yang tidak bisa diabaikan dalam menghasilkan karya foto yang berkualitas. Secanggih apa pun peralatan yang digunakan tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak diimbangi dengan keterampilan yang terus diasah, dipelajari, dan dikembangkan secara konsisten.
“Kalau menurut saya, skill dan alat itu harus berjalan beriringan, punya kamera bagus tapi tidak paham cara menggunakannya juga akan percuma. Begitu juga kalau skill bagus tapi alat terbatas, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” kata Weni dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia mengaku, tidak sedikit pemula yang terlalu terfokus pada keinginan memiliki kamera mahal atau peralatan canggih tanpa lebih dulu memahami dasar-dasar teknik fotografi. Padahal, proses belajar memahami pencahayaan, pengaturan angle, hingga komposisi gambar justru merupakan fondasi paling penting yang harus dikuasai sebelum melangkah pada peningkatan perangkat atau alat yang digunakan.
“Fotografi itu soal rasa dan latihan yang konsisten. Bahkan satu foto bisa menjadi bahan evaluasi untuk menghasilkan foto berikutnya yang lebih baik,” ujarnya.
Perkembangan teknologi saat ini, kata Weni, sebenarnya memberikan kemudahan besar bagi siapa saja yang ingin mulai belajar fotografi. Kamera pada telepon genggam modern kini sudah dilengkapi fitur manual yang cukup lengkap, sehingga membantu pengguna memahami dasar pengaturan seperti pencahayaan, kecepatan rana, hingga ISO secara lebih praktis tanpa harus langsung menggunakan kamera profesional.
“Sekarang belajar fotografi jauh lebih mudah dibanding dulu, tinggal bagaimana kita mau serius belajar dan terus meng-upgrade kemampuan. Kalau setiap hari mencoba mengambil satu foto saja, lama-lama kemampuan itu akan terbentuk sendiri,” ucapnya.
Weni mengajak para pemula untuk tidak merasa minder ataupun ragu memulai perjalanan di dunia fotografi meski hanya dengan alat yang sederhana. Ia berharap semakin banyak generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada sebagai sarana untuk mengasah kreativitas, sekaligus membangun kemampuan secara bertahap hingga menjadi lebih profesional di bidang fotografi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....