Panduan Singkat untuk Membudidayakan Tanaman Lada

  • 15 Feb 2025 22:39 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Menanam lada atau merica (Piper nigrum) membutuhkan perhatian khusus agar tanaman tumbuh subur dan menghasilkan panen yang baik. Berikut adalah panduan lengkap cara menanam lada:

1. Persiapan Bibit

Gunakan bibit lada dari biji atau stek batang. Jika menggunakan biji, pilih biji dari buah yang sudah matang (hitam dan kering), lalu rendam dalam air selama 24 jam sebelum disemai. Jika menggunakan stek, pilih batang yang sehat dengan panjang sekitar 20–30 cm dan memiliki 3–5 ruas.

2. Persiapan Lahan

Pilih tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Pastikan pH tanah sekitar 5,5–6,5. Jika terlalu asam, tambahkan kapur dolomit. Bersihkan gulma dan buat lubang tanam dengan kedalaman 40 cm dan jarak antar tanaman 2–3 meter. Siapkan tiang panjat atau tanaman inang seperti gamal atau dadap, karena lada adalah tanaman merambat.

3. Penanaman

Tanam bibit lada di lubang tanam dan timbun dengan tanah yang dicampur pupuk kompos atau kandang. Ikat batang muda ke tiang panjat atau tanaman inang agar merambat dengan baik.

4. Perawatan Tanaman

- Penyiraman:

Siram secara rutin, terutama saat musim kemarau. Hindari genangan air agar akar tidak membusuk.

- Pemupukan:

Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos setiap 2–3 bulan. Bisa juga ditambahkan pupuk NPK untuk mempercepat pertumbuhan.

- Pemangkasan:

Pangkas cabang yang tidak produktif agar pertumbuhan lebih optimal. Pastikan tanaman tetap merambat ke tiang atau pohon inang.

- Pengendalian Hama dan Penyakit:

Periksa secara rutin untuk menghindari serangan hama seperti kutu daun dan ulat. Gunakan pestisida organik jika diperlukan.

5. Masa Panen

Lada mulai berbuah dalam 2–3 tahun setelah tanam. Panen saat buah lada sudah berwarna hijau tua untuk lada hijau, atau biarkan hingga merah untuk lada hitam/putih. Jemur lada hingga kering sebelum disimpan atau dijual.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....