Hadi Siswanto, Guru Tangguh Penjaga Mimpi Anak Perbatasan
- 01 Mei 2026 20:08 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah keterbatasan wilayah pedalaman perbatasan Indonesia-Malaysia, semangat guru tetap menyala demi menjaga mimpi anak-anak negeri. Hadi Siswanto, guru SDN 10 Pool, menjadi sosok tangguh yang saban hari menembus medan berat demi mengajar.
Sejak 2021, Hadi Siswanto mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di sekolah pedalaman yang jauh dari akses memadai. Ia mengatakan, perjalanan dari rumah menuju sekolah memakan waktu dua jam dengan kondisi jalan tanah yang licin saat hujan turun.
"Semangat murid menjadi alasan utama saya tetap bertahan mengajar di tengah keterbatasan sarana dan medan berat. Anak-anak di perbatasan punya semangat belajar yang tinggi, itu yang membuat saya terus bertahan mengajar di sini,” ujar Hadi Siswanto, Jumat 1 Mei 2026.
Saat cuaca cerah, sambungnya, dia biasanya menempuh perjalanan pulang pergi dari rumah menuju sekolah demi tetap bersama keluarga. Ia mengungkapkan, ketika hujan mengguyur dan jalan sulit dilalui, ia terpaksa menginap di sekolah agar kegiatan belajar tidak terganggu.
Hadi menuturkan, kondisi itu sudah menjadi bagian dari pengorbanan yang harus dijalani demi memastikan murid tetap mendapatkan pelajaran. Dikatakan, meski menghadapi tantangan alam dan akses terbatas, Hadi tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi di perbatasan negeri.
“Kalau hujan turun, saya memilih menginap di sekolah karena jalan sangat licin dan berbahaya untuk dilalui,” kata Hadi.
Baginya, pendidikan adalah jalan utama membuka masa depan anak-anak di wilayah terdepan Indonesia. Keteguhan Hadi Kusuma menjadi potret nyata perjuangan guru pedalaman menjaga harapan di tapal batas negeri.
"Selama saya masih dibutuhkan, saya akan terus mengajar dan menjaga mimpi anak-anak perbatasan agar tetap hidup,” ucap Hadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....