Madu Bahta Sanggau Tembus Pasar Ekspor Digital Internasional
- 08 Mei 2026 17:21 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan ekonomi digital membuka peluang besar bagi pelaku usaha kecil di Kabupaten Sanggau untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Salah satunya adalah usaha lokal Madu Bahta yang kini berhasil menembus pasar ekspor melalui pemanfaatan platform digital.
Owner Madu Bahta Sanggau, Togos Naho, menjelaskan bahwa usaha madu yang dirintisnya mulai berjalan sejak tahun 2010 sebagai usaha skala kecil berbasis produk alami lokal. Seiring berkembangnya teknologi dan ekonomi digital, usahanya mulai dikenal lebih luas hingga mampu menjangkau pasar luar negeri sejak tahun 2017.
“Awalnya usaha ini hanya skala kecil, namun sejak ekonomi digital berkembang, pemasaran kami mulai meluas hingga ke pasar internasional,” ungkap Togos Naho dalam obrolan Ekonomi Digital RRI Sanggau, Jumat 8 Mei 2026.
Menurutnya, perkembangan platform digital sangat membantu pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk daerah ke berbagai negara. Produk Madu Bahta kini telah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia bahkan hingga mencapai Titik Nol Indonesia sebagai salah satu simbol perluasan pasar nasional.
Meski demikian, Togos mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pemasaran ke luar negeri, terutama terkait aturan ekspor dan kualitas kemasan produk yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar internasional.
“Kendala terbesar kami ada pada aturan pengiriman ke negara lain dan packaging yang masih perlu ditingkatkan agar bisa bersaing lebih baik di pasar global,” jelasnya.
Togos Naho mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut, strategi yang dilakukan pihaknya adalah terus menjaga hubungan dengan pelanggan melalui komunikasi aktif dan rutin melakukan follow up kepada customer yang sering melakukan pemesanan di berbagai daerah. Transformasi digital yang dilakukan Madu Bahta menjadi contoh nyata bahwa ekonomi digital mampu membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia, dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan memanfaatkan teknologi, produk lokal dapat bersaing di tingkat internasional.
Disampaikannya, konsistensi pelayanan dan pemanfaatan media digital menjadi langkah penting agar usaha lokal dapat terus bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar modern. Ia berharap usaha yang dijalankannya dapat semakin maju dan menjadi tren positif di era digital yang terus berkembang dengan dukungan ekosistem digital yang terus berkembang, peluang UMKM Indonesia untuk go internasional semakin terbuka lebar.
“Kami berharap usaha ini terus berkembang dan bisa menjadi bagian dari tren usaha digital yang baik di masa mendatang,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....