Siswa Sepi, Pedagang Kantin Sekolah Minim Omzet

  • 03 Des 2025 15:39 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Penjualan makanan di kantin SMKN 1 Entikong menjadi sumber penghasilan utama bagi para pedagang setiap hari. Namun dalam beberapa pekan terakhir, omzet pedagang mengalami penurunan akibat perubahan aktivitas siswa di sekolah.

Pemilik kantin sekolah, Rotiur mengatakan, pada hari-hari normal dirinya mampu memperoleh omzet antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan makanan ringan dan jajanan siswa.

"Saat ini sebagian siswa masih melakukan kegiatan magang, sementara siswa yang aktif sekolah tengah menjalani masa ujian. Kondisi ini membuat jam belajar menjadi lebih singkat dan para siswa pulang lebih cepat, sehingga kantin jauh lebih sepi dari biasanya," ungkap Rotiur, Rabu (3/12/2025).

"Sekarang ini pendapatan saya turun sekali karena anak-anak banyak ujian dan cepat pulang. Biasanya ramai, tapi sekarang per hari saya hanya bisa dapat sekitar 50 sampai 80 ribu rupiah saja,” sambung Rotiur.

Meski menghadapi situasi yang tidak stabil, ia tetap memilih untuk berjualan setiap hari. Rotiur mengungkapkan, ia tetap menjaga ketersediaan menu meskipun harus mengurangi jumlah bahan yang diolah.

“Walaupun sepi, saya tetap berjualan. Namanya usaha, kita tetap harus jalan. Mudah-mudahan situasinya cepat normal lagi,” tuturnya.

Dengan berjalannya waktu, ia berharap seluruh siswa kembali beraktivitas penuh di sekolah sehingga kantin kembali ramai. Rotiur optimis, pendapatan akan kembali membaik setelah masa ujian dan kegiatan luar sekolah berakhir. (EK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....