Dapoer Momok Bangkitkan UMKM Lewat Strategi Digital Kreatif

  • 03 Nov 2025 18:33 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat, ada kisah para pejuang Rupiah menjadi contoh inspiratif pelaku UMKM yang mampu beradaptasi dan bertahan di era digital. Berawal dari dapur rumah sederhana, brand ini kini dikenal sebagai produsen homemade cake dan cookies yang digemari pelanggan diberbagai kota.

Sri Ningsih, owner Dapoer Momok mengatakan, usahanya lahir dari hobi membuat kue. Usaha ini kemudian berkembang menjadi karena banyaknya pesanan dari keluarga dan teman.

“Awalnya hanya untuk konsumsi pribadi, terus dikenalkan dengan tetangga dekat tapi lama-lama banyak yang minta dibuatkan. Dari situ saya mulai berpikir untuk menjadikannya usaha serius,” ujar Sri Ningsih dalam obrolan UMKM Bicara RRI Entikong, Senin (3/11/2025).

Sri mengungkapkan, perubahan besar terjadi ketika pandemi Covid-19 melanda. Penjualan offline menurun drastis, sehingga membuat Sri beradaptasi dengan cara baru.

Sri mulai memanfaatkan media sosial seperti Instagram, WhatsApp Business, dan marketplace online lainnya untuk memperkenalkan produknya ke audiens yang lebih luas. “Saya belajar sendiri cara memotret produk, membuat konten, dan melayani pesanan lewat chat. Dari situ, penjualan justru meningkat,” sambungnya.

Strategi digital Dapoer Momok tidak berhenti pada promosi semata. Sri Ningsih juga fokus membangun brand identity melalui kemasan yang menarik dan komunikasi yang ramah dengan pelanggan. Ia percaya, kedekatan emosional dan pelayanan cepat adalah kunci kepercayaan konsumen.

“Pelanggan harus merasa seperti keluarga. Saya selalu berusaha menjaga kualitas dan memberi respon cepat,” tandasnya.

Selain memperkuat pemasaran digital, Dapoer Momok juga aktif berkolaborasi dengan pelaku UMKM lain untuk membuat paket hampers tematik, terutama pada momen Idulfitri dan Natal. Kolaborasi ini terbukti meningkatkan eksposur dan memperluas jangkauan pasar.

“Kami tidak bisa jalan sendiri. Dengan kerja sama, semua bisa tumbuh bersama. Yang penting jangan takut mencoba hal baru. Dunia digital itu peluang, bukan ancaman,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....