Kerajinan Lidi Sawit Asnah Hasilkan Cuan Menjanjikan
- 04 Okt 2025 09:39 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Industri kelapa sawit kerap dikaitkan dengan minyak goreng dan produk turunannya, tetapi siapa sangka bahwa limbah dari pelepah sawit yang biasa dibuang begitu saja bisa disulap menjadi sumber cuan yang menjanjikan? Salah satu contohnya adalah kerajinan lidi sawit, bahan alami yang kini mulai dilirik pelaku UMKM dan pengrajin karena nilai ekonomis dan estetikanya.
Asnah, pengusaha lokal di balik merk kerajinan Mimi AJ, sukses mengubah lidi sawit menjadi piring cantik bernilai ekonomi tinggi. Lewat kreativitas dan ketekunan, usaha kecil yang dimulainya dari rumah kini mulai dikenal luas, bahkan diminati hingga luar daerah.
Asnah memulai usaha kerajinan ini sejak tahun 2019, berawal dari keinginannya memberdayakan ibu-ibu di sekitar rumahnya di sosok. Ia melihat banyak limbah pelepah sawit yang terbuang percuma, lalu mencoba mengolahnya menjadi produk berguna.
"Awalnya coba-coba bikin piring lidi buat keperluan hajatan. Eh, ternyata banyak yang suka dan pesan," ujar Asnah dalam Dialog Pagi RRI Entikong, Sabtu (4/10/2025).
Proses pembuatan piring lidi tidak mudah. Lidi sawit harus dipotong, dikeringkan, dan dianyam satu per satu dengan teknik khusus agar kuat dan rapi. Namun berkat pelatihan mandiri dan latihan terus-menerus, kini Asnah bersama lima ibu rumah tangga lainnya mampu memproduksi hingga 40-50 lusin piring lidi perbulan.
Produk ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga dijual sebagai souvenir dan hiasan meja. Soal harga, piring lidi dijual mulai dari Rp130.000 perlusin, tergantung ukuran dan motif. Meski sederhana, keuntungan bersih yang didapat cukup menjanjikan.
"Dalam sebulan, kalau pesanan ramai, bisa dapat untung sampai Rp3.000.000. Lumayan buat nambah penghasilan keluarga," jelas Asnah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....