Kue Tradisional, Tetap Eksis dan Tidak Membosankan

  • 09 Agt 2025 14:27 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Menjaga kualitas bahan yang baik dan sehat adalah cara untuk mempertahankan kepercayaan konsumen sehingga kue tradisional dapat tetap eksis di tengah gempuran makanan viral dan modern. Makanan viral dan modern akan selalu bermunculan, dan cara mempertahankannya dengan menjaga kualitas seperti itu.

"Saya tidak menggunakan sari manis sebagai pemanis, sebab selain untuk dijual juga untuk dikonsumsi sendiri," ujar Adriana Diana, seorang pelaku UMKM kue tradisional dalam Dialog Pagi RRI Entikong, Sabtu (9/8/2025).

Dikatakan bahwa kue tradisional yang dijualnya antara lain nagasari, cucur, getuk ubi, pisang goreng, kroket ubi, lepat ubi, dan sebagainya. Ia mengungkapkan bahwa bahan baku kue-kue tersebut diperoleh dari para ibu pedagang yang setiap pagi menawarkan dagangannya.

"Masyarakat di sini biasanya membeli kue-kue untuk sarapan, dibawa ke ladang, bekerja maupun untuk dibawa kepada karyawan bekerja," jelasnya.

Diana mengaku, biasanya orang tidak mudah bosan dengan kue tradisional karena bahan-bahannya umum dikonsumsi setiap hari. Selain itu, harganya terjangkau dan mudah didapatkan. Ia menyatakan bahwa keunggulan menjual kue tradisional adalah dapat menyesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat. (JEN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....