Gawai Nosu Minu Podi Bawa Berkah Bagi UMKM
- 09 Jul 2025 15:22 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Gawai Dayak Nosu Minu Podi ke-XXI Kabupaten Sanggau memberikan panggung bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat untuk berkembang dan meningkatkan penjualan produk mereka. Ratusan pengrajin dan pelaku UMKM se Kalimantan Barat berkesempatan menggelar dagangannya selama gawai berlangsung di Rumah Betang Raya Dori M'pulor Sanggau.
Alexander Passa, Pengrajin aksesoris Dayak asal Kabupaten Landak, menyambut gembira kesempatan yang diberikan panitia Gawai Nosu Minu Podi ke-XXI Kabupaten Sanggau tahun 2025 untuk bisa berjualan di kegiatan gawai ini. Ia dapat menjual beragam barang aksesoris Dayak dan pernak-pernik Kristen yang unik dan menarik.
“Saya sangat senang dan bangga bisa hadir meramaikan gawai di Sanggau dengan membawa hasil kerajinan dayak, dan bersyukur pengunjungnya cukup ramai,” kata Alexander Passa, Rabu (9/7/2025).
Diakui Alex, dari pesta Gawai yang berlangsung selama 4 hari, hasil cukup lumayan, biasa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah dari penjualan produknya. Keuntungan ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan Alexs, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian lokal.
Tidak hanya mendapatkan keuntungan dari jualan, bagi Alexs, dirinya cukup termotivasi dan dapat mendapat kesempatan memperkenalkan adat dan budaya dari kerajinan Dayak khas Kalbar yang ia bawa. Dengan demikian, Gawai Nosu Minu Podi dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk memperkenalkan produk dan budaya dari daerah masing-masing yang ada di Kalbar ini.
“Aksesoris yang kita jual ini sebagian besar kita buat sendiri, dan asli buah karya pengerajin ditempat kita, dan ini makin menambah banyak inspirasi dengan berbagai kerajinan yang tampil pada setiap gelar gawai,” ucapnya.
Bagi Alex, Gawai Nosu Minu Podi ke-XXI Kabupaten Sanggau menjadi ajang promosi bagi UMKM dan meningkatkan perekonomian lokal. Dengan adanya Gawai, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan adat Dayak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada even tahun masing-masing daerah di Kalbar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....