Cantik tanpa Tinggalkan Syariat, Bisnis Lashlift Ini Bernilai Islami

  • 18 Mei 2026 13:29 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Di tengah gempuran tren kecantikan modern yang kian menjamur dan digandrungi berbagai kalangan, seorang perempuan muda asal Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, justru memilih menghadirkan konsep layanan beauty yang tetap berpijak pada nilai-nilai syariat Islam. Melalui usaha Lashlift by Liee.a Gallery, Aulia Muzdolifah perlahan membangun citra kecantikan muslimah yang tak hanya menonjolkan penampilan, tetapi juga menjaga kenyamanan dalam beribadah hingga kini mulai dikenal luas oleh masyarakat.

Diakui Aulia, keputusan membangun usaha kecantikan berbasis syariah berangkat dari keinginannya menghadirkan layanan beauty yang tetap nyaman digunakan para muslimah dalam aktivitas sehari-hari. Baginya, perempuan tetap dapat merawat diri dan tampil percaya diri tanpa harus meninggalkan aturan agama yang diyakini.

“Saya ingin perempuan tetap bisa tampil cantik tanpa meninggalkan aturan agama yang sudah diajarkan dalam Islam. Karena itu saya memilih treatment yang tetap aman digunakan untuk beribadah dan tidak menghalangi wudu,” kata Aulia dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Rabu, 13 Mei 2026.

Dunia kecantikan, kata Aulia, tidak selalu bertentangan dengan nilai-nilai islami apabila dijalankan dengan pemahaman serta batasan yang tepat. Karena itu, dirinya berupaya memilih treatment yang aman digunakan untuk beribadah sekaligus tetap memberikan hasil kecantikan yang natural bagi pelanggan.

“Lashlift yang saya jalankan hanya mengangkat bulu mata asli tanpa menambahkan sambungan, sehingga tetap nyaman digunakan sehari-hari. Saya juga merasa lebih tenang menjalankan usaha karena tidak bertolak belakang dengan ilmu agama yang saya ajarkan,” ujarnya.

Dikatakannya, prinsip syariah tidak hanya diterapkan pada layanan kecantikan yang dijalankan, tetapi juga dalam cara dirinya membangun usaha serta berinteraksi dengan pelanggan sehari-hari. Selain menjaga kualitas treatment dan kenyamanan pelanggan, ia berupaya menghadirkan pelayanan yang jujur, ramah, serta tetap mengedepankan etika dan nilai kesopanan dalam setiap proses usaha yang dijalani.

“Saya merasa harus menjaga agar usaha yang dijalankan tetap membawa manfaat dan tidak bertentangan dengan nilai ibadah. Saya percaya rezeki yang baik juga datang dari usaha yang dijalankan dengan cara baik,” jelasnya.

Menurutnya, bisnis berbasis syariah kini menjadi peluang baru yang semakin diminati masyarakat, terutama di kalangan muslimah muda yang ingin tetap tampil percaya diri tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Tren ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kecantikan yang aman dan sesuai syariat semakin berkembang di tengah masyarakat modern.

Aulia mengajak generasi muda agar tidak ragu untuk membangun usaha dengan prinsip syariah di tengah pesatnya perkembangan tren dan persaingan bisnis saat ini. Ia berharap setiap usaha yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga mampu menghadirkan ketenangan batin serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....