Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB setelah Melahirkan

  • 18 Des 2023 14:21 WIB
  •  Entikong

KBRN, ENTIKONG : Rasa bahagia saat akhirnya bertemu dengan buah hati tentu bisa terganggu dengan kehadiran sembelit. Lalu, mengapa Anda jadi susah BAB bisa terjadi setelah melahirkan? Yuk, cari tahu penyebab dan cara mengatasinya pada pembahasan berikut ini.

Penyebab susah BAB setelah melahirkan

Setelah bersalin, beberapa per ubahan tubuh yang cukup drastis dapat terjadi pada masa nifas. Selain mengalami perdarahan nifas atau lokia, kondisi lain yang juga mungkin terjadinya adalah perubahan pola atau kebiasaan buang air besar (BAB). Jika selama hamil Anda mungkin bisa BAB tiga kali sehari atau tiga kali dalam satu minggu, kini Anda mungkin tidak akan “ke belakang” selama kira-kira dua hingga tiga hari. Kondisi ini menimbulkan penumpukan feses di dalam usus yang mengeras dan kering sehingga susah dikeluarkan. Sembelit setelah melahirkan bukanlah hal yang bisa disepelekan. Selain faktor perubahan alami tubuh setelah melahirkan, penyebab sembelit pada ibu yang baru melahirkan normal atau operasi caesar sebetulnya tetap sama. Kurangnya asupan makanan berserat dan air putih, baik itu menjelang atau selama melahirkan, bisa menyebabkan hadirnya sembelit. Di samping itu, sebagian wanita juga mengalami wasir atau ambeien setelah persalinan. Hal ini tentu berisiko makin menyulitkan Anda untuk buang air besar dengan lancar. Ambeien setelah bersalin biasanya disebabkan oleh tekanan akibat mengejan saat melahirkan.

Tanda dan gejala susah BAB setelah melahirkan

Gejala sembelit pascamelahirkan tidak jauh berbeda dengan sembelit pada umumnya, seperti:

  • kesulitan buang air besar,
  • frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu,
  • feses yang terasa keras dan kering,
  • mual dan ingin muntah,
  • rasa sakit di perut,
  • perasaan perut yang tegang, keras, penuh, atau padat,
  • keluarnya darah saat buang air besar, dan
  • ketidakpuasan setelah buang air besar atau seperti ada yang tersumbat.

Meski begitu, banyak ibu baru melahirkan yang mengalami sembelit merasakan intensitas sakit perut yang lebih nyeri dan kuat dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh robekan pada vagina dan wasir yang membuat BAB setelah melahirkan terasa sangat sakit dan susah. Robekan pada vagina bisa terjadi saat kepala atau bahu bayi melewati vagina. Hal ini juga bisa terjadi bila dokter melakukan prosedur episiotomi atau gunting vagina. Jahitan dan luka yang didapatkan setelah melahirkan melahirkan normal atau operasi memang dapat menimbulkan rasa nyeri sehingga BAB terasa susah. Itu sebabnya, penting untuk menerapkan perawatan setelah melahirkan, meliputi luka perineum pada vagina dan luka bekas operasi caesar.

Cara mengatasi susah BAB setelah melahirkan

Untuk mengatasi masalah susah BAB setelah melahirkan, beberapa pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup di bawah ini dapat Anda coba lakukan.

1. Minum banyak air dan perbanyak asupan serat

Air membantu melunakkan feses yang keras. Minum banyak air membantu mengatasi sembelit setelah melahirkan secara normal atau operasi caesar. Penting juga untuk meningkatkan asupan serat pada menu makanan setelah melahirkan. Anda bisa menambahkan makanan, seperti buah pir, apel, kacang polong, dan gandum utuh. Masukkan makanan tersebut dalam menu sarapan, makan siang, maupun camilan sehat Anda.

2. Kunyah permen karet

Mengunyah permen karet dinilai membantu melancarkan BAB setelah melahirkan, khususnya persalinan dengan operasi caesar. Sebuah studi dalam Journal of Clinical Nursing (2015) menjelaskan mengunyah permen karet membantu mendukung kerja sistem pencernaan agar lebih mudah buang air besar. Gerakan mengunyah ini bisa “menipu” tubuh agar berpikir bahwa Anda sedang makan dengan menirukan proses makan sungguhan. Selanjutnya, otak membantu mengirim sinyal ke usus bahwa ada “makanan” yang akan datang sehingga saluran cerna siap untuk mulai bergerak kembali.

3. Jangan menahan BAB

Makin tegang, Anda justru akan makin panik dan lebih sulit buang air besar. Makin lama Anda menunda dan menahan BAB, maka makin sulit Anda bisa BAB dengan nyaman. Menahan BAB setelah melahirkan justru berisiko membuat feses semakin mengeras sehingga susah dikeluarkan. Anda juga tidak disarankan untuk mengejan berlebih karena bisa menimbulkan iritasi atau luka.

4. Coba berjongkok saat BAB

BAB biasanya jadi lebih lancar bila posisi lutut terangkat. Di saat-saat sembelit seperti ini, toilet jongkok bisa membantu mengatasi susah BAB setelah melahirkan normal atau caesar. Namun, bila toilet yang Anda gunakan adalah toilet duduk, coba sangga kaki dengan menaruh bangku pendek atau tumpukkan buku di bawah kaki. 5. Berendam air hangat Bagi Anda yang mengalami susah BAB karena wasir setelah melahirkan, berendamlah dalam air hangat selama 3–10 menit. Air hangat dapat membantu meredakan wasir sehingga BAB pun bisa lebih lancar. Intensitas nyeri akibat robekan vagina pun bisa menjadi lebih ringan.

6. Minum obat pencahar

Minum obat sembelit adalah cara terakhir yang juga bisa Anda lakukan untuk mengatasi susah BAB setelah pascapersalinan. Namun, perlu diingat bahwa obat tertentu mungkin bisa menyebabkan efek samping. Maka dari itu, lebih baik bila Anda terlebih dahulu mencoba melancarkan BAB secara alami. Apabila semua cara alami tidak efektif, barulah Anda bisa minum obat pencahar. Konsultasikan dengan dokter sebelumnya untuk mengetahui mana jenis obat yang aman.(hellosehat.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....