Semangat Baru Hijrah Menjadi Sarana Utama Muhasabah Diri
- 15 Jun 2026 11:38 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, kembali menyambut kedatangan 1 Tahun Baru 1448 Hijriah dengan penuh khidmat. Lebih dari sekadar pergantian kalender dan perayaan seremonial, momentum 1 Muharram kali membawa pesan mendalam tentang pentingnya transformasi spiritual di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Parindu Syahid menyampaikan ada momentum penting yang harus dipelajari masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Hijriah, yaitu urgensi untuk melakukan muhasabah diri. Melalui evaluasi terhadap apa yang telah dilalui, langkah di tahun depan diharapkan dapat berjalan dengan baik, terarah, dan penuh berkah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Ada beberapa momentum yang perlu kita pelajari yakni yang pertama adalah dengan adanya tahun baru ini kita harus muhasabah diri dengan adanya muhasabah diri nanti kita harapkan tahun depan lebih baik dari pada tahun ini," ungkap Syahid, dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI PRO1 Sanggau, Senin 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan manfaat penting di balik muhasabah diri, yakni sebagai sarana mengukur peningkatan kualitas ibadah, menilai tingkat kemuliaan akhlak, serta menjaga keharmonisan hubungan baik di dalam lingkup keluarga maupun sesama masyarakat. Menurutnya, ketiga aspek tersebut merupakan pilar utama dalam membentuk kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial.
"Apa untungnya muhasabah diri, dengan muhasabah diri kita bisa menentukan apakah ibadah kita sudah lebih baik yang kedua apakah akhlak kita sudah semakin mulia, yang ketiga apakah hubungan kita dengan keluarga dan sesama sudah harmonis," ujarnya.
Momentum pergantian tahun ini kata Syahid, harus dimaknai sebagai ruang untuk menumbuhkan kembali semangat hijrah yang hakiki, yaitu sebuah komitmen kuat untuk meninggalkan berbagai kebiasaan buruk demi memperbaiki kualitas akhlak. Semangat hijrah ini tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari - hari.
"Dengan adanya Tahun Baru ini kita harus menumbuhkan semangat Hijrah yakni meninggalkan kebiasaan buruk dan memperbaiki ahklak," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....