Penyuluh Agama Kapuas Tekankan Nilai Islam Iman dan Ihsan

  • 08 Jun 2026 14:42 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pembinaan keagamaan di Kabupaten Sanggau terus diperkuat melalui berbagai kegiatan penyuluhan yang menyasar masyarakat di tingkat kecamatan secara berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utamanya adalah penguatan pemahaman tentang Islam, iman dan ihsan sebagai tiga pilar penting dalam kehidupan seorang muslim yang diharapkan mampu membentuk pribadi yang berakhlak, berilmu serta memiliki keteguhan dalam menjalankan ajaran agama.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kapuas pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Elis Mardiyatul Jannah, menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tiga konsep dasar tersebut harus dipahami secara seimbang agar mampu membentuk pribadi yang berakhlak dan berkarakter kuat.

"Islam, iman, dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena menjadi dasar dalam membangun kualitas keimanan dan ketakwaan seorang muslim," ungkap Elis Mardiyatul Jannah dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Senin 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa Islam sebagai dasar syariat harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sementara iman menjadi landasan keyakinan yang menguatkan hati, dan ihsan menjadi bentuk kesempurnaan ibadah yang mencerminkan kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi setiap perbuatan manusia. Pemahaman yang baik terhadap ketiga aspek tersebut akan membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks, terutama dalam menjaga moral dan akhlak generasi muda.

“Islam sebagai dasar syariat, iman sebagai keyakinan hati, dan ihsan sebagai kesempurnaan ibadah harus dipahami secara utuh untuk menghadapi tantangan kehidupan modern serta menjaga moral generasi muda," katanya.

Elis menjelaskan bahwa peran keluarga, sekolah, dan lingkungan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini secara berkesinambungan dan terarah. Hal tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan negatif di era digital yang semakin kompleks, sehingga mereka tetap memiliki pegangan moral, akhlak yang baik, serta pemahaman agama yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

“Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam menanamkan nilai keislaman sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh dampak negatif era digital dan tetap memiliki akhlak serta pemahaman agama yang kuat," ujarnya.

Dengan penguatan pemahaman Islam, iman, dan ihsan secara berkelanjutan, Elis berharap masyarakat Kabupaten Sanggau dapat semakin memperdalam nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku di tengah masyarakat. Hal tersebut juga diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih religius, harmonis, dan berakhlak mulia, sehingga tercipta suasana kehidupan bermasyarakat yang damai, saling menghargai, dan penuh dengan nilai-nilai kebaikan yang sesuai dengan ajaran agama Islam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....