Menyiapkan Diri Menjadi Tamu Allah
- 03 Jun 2026 13:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kerinduan untuk mengunjungi Baitullah menjadi impian besar bagi banyak umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji maupun umrah. Kerinduan tersebut tidak hanya mencerminkan keinginan untuk beribadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi motivasi kuat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan, serta memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sanggau, Muhammad Hasbi, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Rabu 3 Juni 2026 mengatakan merindukan Baitullah merupakan salah satu bentuk kecintaan seorang Muslim kepada Allah SWT yang perlu diwujudkan melalui berbagai persiapan lahir dan batin secara sungguh-sungguh. Menurutnya, panggilan untuk menjadi tamu Allah bukan hanya soal kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan hati, mental, serta komitmen dalam menjalankan ajaran agama dengan lebih baik.
“Merindukan Baitullah merupakan tanda kecintaan seorang Muslim kepada Allah SWT yang mendorong diri untuk semakin memperbaiki ibadah, memperkuat keimanan, dan memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Hasbi.
Menurutnya, keinginan untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci seharusnya menjadi dorongan bagi umat Muslim untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Selain itu, berbagai amalan seperti salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga hubungan baik dengan sesama juga menjadi bagian penting dalam proses mempersiapkan diri sebagai calon tamu Allah.
Ia menjelaskan persiapan menuju Baitullah tidak hanya berkaitan dengan kesiapan biaya perjalanan dan kelengkapan administrasi, tetapi juga memerlukan pembinaan spiritual yang berkelanjutan agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan penuh makna. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk terus membersihkan hati dari sifat-sifat buruk, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten.
Hasbi menambahkan bahwa kerinduan kepada Baitullah hendaknya menjadi energi positif yang mampu mendorong seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih peduli terhadap sesama. Dengan kesiapan spiritual yang matang serta niat yang tulus karena Allah SWT, ibadah haji dan umrah diharapkan dapat memberikan perubahan positif yang berkelanjutan dalam kehidupan seorang Muslim.
“Menyiapkan diri menjadi tamu Allah tidak hanya melalui kesiapan materi, tetapi juga dengan membersihkan hati, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan ketaatan kepada-Nya,” katanya.
Hasbi berharap masyarakat yang memiliki cita-cita untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci dapat mulai mempersiapkan diri sejak dini melalui peningkatan kualitas ibadah, penguatan keimanan, serta pembiasaan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ketika kesempatan menjadi tamu Allah datang, umat Muslim tidak hanya siap secara materi, tetapi juga siap secara spiritual untuk meraih haji dan umrah yang mabrur serta penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....