Semangat Melestarikan Olahraga Sumpit di tengah Kemajuan Teknologi
- 22 Mei 2026 15:52 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perkembangan teknologi dan penggunaan gadget yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk menurunnya minat generasi muda terhadap budaya tradisional di tengah semarak dunia digital modern saat ini. Karena itu, olahraga dan budaya sumpit khas Dayak dinilai perlu terus dilestarikan karena tidak hanya menjadi olahraga tradisional, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi sebagai warisan berharga masyarakat Dayak.
Atlet Sumpit Berprestasi Sanggau, Agustina Sartika mengakui bahwa dirinya mulai terjun ke dunia sumpit sejak tahun 2017 dan terus menekuni olahraga tradisional tersebut hingga berhasil mengikuti berbagai event budaya dan perlombaan. Menurutnya, kecintaannya terhadap sumpit menjadi motivasi untuk ikut melestarikan budaya Dayak kepada generasi muda.
“Saya mulai mengenal dan mendalami sumpit sejak tahun 2017, kemudian mulai bergabung dalam berbagai event budaya di Sanggau, dan pertama kalinya ikut pertandingan saat peringatan HUT Sanggau ke-401 sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerah,” ungkap Agustina Sartika dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Jumat 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa melalui olahraga sumpit dirinya tidak hanya memperoleh pengalaman di tingkat daerah, tetapi juga berkesempatan mengikuti event persahabatan budaya hingga ke luar negeri, termasuk ke Brunei Darussalam. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus ajang memperkenalkan budaya Dayak kepada masyarakat internasional.
“Melalui sumpit saya bisa mengikuti berbagai event persahabatan budaya bahkan sampai ke Brunei Darussalam, sehingga budaya lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat luar,” jelasnya.
Agustina menilai sumpit memiliki makna yang mendalam karena sarana dan alat yang digunakan mengandung sejarah panjang serta menjadi warisan budaya masyarakat Dayak yang perlu dijaga keberadaannya. Selain sebagai olahraga tradisional, sumpit juga mengandung nilai kedisiplinan, ketelitian, kesabaran, dan semangat menjaga identitas budaya daerah.
| Baca juga: Hijrah Perkuat Persaudaraan Umat |
Disampaikannya, bahwa generasi muda perlu dikenalkan lebih dekat dengan olahraga sumpit agar tidak hanya terpaku pada penggunaan gawai dan teknologi modern semata. Dengan mengenal budaya sendiri, generasi muda diharapkan dapat memiliki rasa bangga dan tanggung jawab untuk menjaga warisan leluhur.
“Sumpit bukan hanya olahraga tradisional, tetapi juga warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi dan harus terus dijaga agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.
Agustina secara khusus berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus mendukung pelestarian budaya lokal melalui berbagai kegiatan budaya dan olahraga tradisional. Ia berharap budaya sumpit dapat terus berkembang serta menjadi identitas yang membanggakan bagi masyarakat Dayak dan Kabupaten Sanggau.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga budaya daerah agar tetap lestari, karena budaya adalah identitas dan warisan berharga yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....