Kredibilitas Pekerja Cerminan Nilai Kristiani
- 16 Mei 2026 06:04 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perjalanan hidup manusia dalam dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan kecerdasan, tetapi juga oleh nilai moral, integritas, dan kepercayaan yang dimiliki. Seorang pekerja Kristiani dipanggil untuk bekerja dengan sungguh-sungguh serta menjadikan iman sebagai dasar dalam menjalankan tanggung jawab sehari-hari.
Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sanggau, Petrus Musa mengatakan bahwa seorang pekerja Kristiani dipanggil untuk menjadi pribadi yang dapat dipercaya, dalam kehidupan kerja, kepercayaan merupakan modal utama yang tidak dapat digantikan oleh kemampuan semata. Ketika seseorang memiliki karakter yang baik, jujur, dan bertanggung jawab, maka kehadirannya akan membawa ketenangan bagi lingkungan kerja maupun pemimpinnya.
“Dalam Amsal 25 dijelaskan seperti dinginnya salju di musim panen, demikian pesuruh yang setia bagi orang yang menyuruhnya, ia menyegarkan hati tuan-tuannya artinya seorang pekerja yang setia dan dapat dipercaya akan memberi ketenangan serta kekuatan bagi pemimpinnya,” ungkap Musa dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurutnya, kepercayaan dan kompetensi menjadi dua hal penting yang harus dimiliki setiap pekerja profesional. Seseorang yang disebut profesional bukan hanya memiliki kemampuan kerja, tetapi juga memiliki moral yang baik, reputasi yang benar, serta kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
| Baca juga: Lingkungan Positif Bentuk Iman Kuat |
Ia mengatakan bahwa dalam setiap pergumulan pekerjaan, seorang pekerja Kristiani harus mampu menjaga sikap dan mengendalikan emosi. Dengan pertumbuhan iman yang baik, seseorang akan lebih bijaksana dalam menghadapi tekanan maupun tantangan dalam pekerjaan.
“Status sebagai suruhan yang dapat dipercaya sangat menonjol dalam kehidupan kerja, hal itu berbicara tentang moral, reputasi, dan karakter seseorang, pemimpin membutuhkan pekerja yang mampu membawa kesejukan dan ketenangan dalam lingkungan kerja,”katanya.
Musa juga mengutip Satu Korintus pasal 4 ayat 3 yang mengingatkan pentingnya hidup benar di hadapan Tuhan dan manusia. Menurutnya, refleksi diri perlu dilakukan melalui kesungguhan dalam bekerja, peningkatan kualitas kerja, serta menjaga tanggung jawab dengan penuh integritas.
Ia mengajak umat Kristiani untuk terus bertumbuh dalam iman sekaligus meningkatkan kualitas diri agar menjadi pekerja yang dapat dipercaya, profesional, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan demikian, pekerjaan bukan hanya menjadi tanggung jawab duniawi, tetapi juga bagian dari panggilan iman untuk memuliakan Tuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....