Disporapar Sanggau Dorong Pelestarian Musik Tradisional
- 13 Mei 2026 11:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Derasnya arus perkembangan hiburan modern menjadi tantangan besar bagi pelestarian musik tradisional di Kabupaten Sanggau. Kondisi ini membuat pihak terkait mencari cara agar kesenian lokal dapat tetap diminati dan menarik perhatian generasi muda.
"Kita ingin musik tradisional ini agar tetap didengar, tetap ada, tetap dimainkan, dan tetap dilihat. Tapi, disisi lain untuk menjaga eksistensinya di era sekarang ini tidak mudah," kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Oktavia Yuani dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu 13 Mei 2026.
Menurutnya, gaya hidup anak muda yang mengalami perubahan menjadi penyebab utama musik tradisional kurang diminati. Hadirnya budaya barat yang dianggap keren serta adanya persepsi bahwa budaya lokal itu kuno, semakin membuat mereka menjadi tidak tertarik.
"Beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan memperkenalkan musik tradisional ini kepada anak-anak sejak usia dini. Ini bisa dilakukan di sekolah dan juga keluarga," ujarnya.
Untuk melestarikan musik tradisional, Yuani mengakui bahwa melibatkan komunitas lokal adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan. Selain itu, ia juga menilai perlunya melibatkan generasi muda dalam setiap pertunjukan-pertunjukan budaya yang ada di Sanggau.
"Melalui sanggar seni yang ada di Sanggau juga bisa dijadikan sebagai wadah pengenalan bagi generasi muda untuk bisa mengetahui tentang seni. Karena kalau musik tradisional tidak diperkenalkan kepada mereka, maka ke depannya dikhawatirkan perlahan-lahan bisa hilang ditelan zaman," ungkapnya.
Untuk itu Yuani berharap di tengah perkembangan zaman upaya untuk melestarikan budaya lokal di Kabupaten Sanggau dapat terus diupayakan. Selain itu, ia juga berharap masyarakat bisa mendukung penuh agar keberlangsungan musik tradisional dapat terus hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....