BAMAG Sanggau Ingatkan Pentingnya Hidup Bermakna
- 09 Mei 2026 15:02 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perjalanan hidup manusia di tengah dunia yang semakin rusak sering kali membawa banyak tantangan, pergumulan, dan godaan yang menjauhkan manusia dari kehendak Tuhan. Dalam kondisi tersebut, manusia diingatkan untuk tetap hidup bermakna dengan bersandar kepada anugerah Tuhan sebagai dasar kehidupan.
Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sanggau, Petrus Musa menjelaskan bahwa ketika manusia menolak Allah, maka keberadaan hidup manusia kehilangan pondasi yang benar. Akibatnya, manusia lebih mudah jatuh dalam berbagai bentuk kejahatan dan kehidupan yang rusak.
“Ketika manusia menjauh dari Tuhan hidup menjadi kehilangan arah, oleh karena itu, manusia harus kembali bersandar kepada anugerah Tuhan agar mampu menjalani kehidupan dengan benar,” ungkap Musa dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Sabtu 9 Mei 2026.
Menurutnya, kehidupan manusia di dunia tidak pernah lepas dari ujian dan tantangan. Namun sebagai hamba Tuhan, setiap orang dipanggil untuk tetap menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi kehidupan yang bertentangan dengan kehendak-Nya.
Ia mengatakan bahwa ibadah kepada Tuhan bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penyerahan hidup sepenuhnya kepada Allah. Dengan hidup yang berpegang pada iman, manusia akan memperoleh kekuatan untuk menghadapi berbagai persoalan hidup.
“Injil mengajarkan bahwa manusia membutuhkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan hanya dengan anugerah Tuhan, manusia mampu hidup dalam kebenaran dan tidak terpengaruh oleh dunia yang rusak,” ujarnya.
Musa mengajak umat agar tetap menjaga kehidupan rohani, memperkuat hubungan pribadi dengan Tuhan, serta menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Dengan demikian, manusia dapat menjalani hidup yang bermakna dan penuh pengharapan di tengah dunia yang penuh tantangan.
Umat diingtakan Musa, agar tidak hanyut dalam arus dunia yang menjauhkan manusia dari kasih dan kebenaran Tuhan, sebab kehidupan tanpa Tuhan hanya membawa jiwa pada kehampaan dan kehancuran. Dengan tetap setia berjalan dalam kehendak-Nya, setiap orang percaya dipanggil menjadi terang yang menghadirkan pengharapan, kasih, dan damai bagi sesama di tengah dunia yang penuh pergumulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....