Waktu Tak Bisa Diulang, Penghulu KUA Meliau Ingatkan Pentingnya Iman
- 06 Mei 2026 14:27 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kehidupan modern yang serba cepat dan penuh dinamika di setiap sudut pandang manusia, kesadaran akan pentingnya waktu menjadi bagian dari keimanan, karena setiap detik adalah amanah dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Waktu yang terus berjalan tidak akan pernah kembali, sehingga setiap individu dituntut untuk mengisinya dengan ibadah dan amal saleh sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.
Penghulu KUA Kecamatan Meliau, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Muhammad Rinto, menyampaikan kepada masyarakat agar tidak menyia-nyiakan waktu yang dimiliki. Menurutnya, dalam kehidupan terdapat hal-hal yang tidak dapat diulang kembali, dan waktu menjadi salah satu yang paling utama, Allah telah memberikan peringatan tegas kepada manusia agar tidak bermain-main, dengan waktu karena setiap detik yang berlalu merupakan bagian dari kehidupan yang akan dimintai pertanggungjawaban.
“Manusia berada dalam kondisi merugi apabila tidak mampu menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya,” ungkap Muhammad Rinto dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan, banyak orang yang lalai dalam memanfaatkan waktu, sehingga terjebak dalam aktivitas yang tidak bermanfaat. Kondisi ini, lanjutnya, dapat membawa manusia pada kerugian bahkan kebinasaan, baik di dunia maupun di akhirat.
Namun demikian, kata Rinto, bahwa tidak semua manusia berada dalam kerugian. Ada pengecualian bagi mereka yang beriman dan mengisi waktunya dengan amal saleh.
“Orang-orang yang beriman dan beramal saleh tidak termasuk golongan yang merugi, mereka mampu menjadikan waktu sebagai sarana untuk berbuat kebaikan,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan waktu sebagai peluang meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. Ibadah, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta membantu sesama merupakan bentuk pemanfaatan waktu yang bernilai.
Selain itu, disiplin dan konsistensi dalam melakukan kebaikan dinilai sebagai kunci dalam membentuk kehidupan yang lebih terarah dan bermakna. Dengan pengelolaan waktu yang baik, seseorang tidak hanya memperoleh manfaat pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui pesan tersebut, Rinto berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya waktu sebagai amanah yang harus dijaga. Mengisi waktu dengan iman dan amal saleh menjadi langkah nyata untuk menghindari kerugian serta mencapai kehidupan yang lebih bermakna dan diridhai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....