Peringatan Hari Bumi, BPBD Sanggau Ajak Warga Peduli Alam
- 22 Apr 2026 12:48 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Peringatan Hari Bumi pada hari ini, 22 April 2026, menjadi momentum refleksi atas meningkatnya ancaman bencana alam akibat kerusakan lingkungan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kondisi ini menuntut kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan alam demi keselamatan generasi mendatang.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro menyampaikan, bencana banjir masih menjadi ancaman dominan. Hampir seluruh wilayah memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi berdasarkan kajian kebencanaan daerah.
“Banjir menjadi bencana paling sering terjadi dan memiliki risiko tinggi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Sanggau. Kondisi ini dipengaruhi perubahan lingkungan serta aktivitas manusia yang kurang memperhatikan keseimbangan alam,” ungkap Hendro dalam program Sanggau Menyapa Pro 1 RRI Sanggau, Rabu, 22 April 2026.
Ia menjelaskan perubahan tata guna lahan menjadi salah satu penyebab meningkatnya potensi banjir di berbagai wilayah. Aktivitas manusia yang tidak terkendali memperburuk kondisi lingkungan dan mempercepat terjadinya bencana.
“Perilaku manusia seperti membuang sampah sembarangan dan membuka lahan tanpa perencanaan memicu bencana semakin sering terjadi. Dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berpengaruh terhadap generasi mendatang,” ujarnya.
Mitigasi bencana, kata Hendro, harus dilakukan sejak dini melalui kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan dapat membantu mengurangi risiko banjir.
“Mitigasi paling efektif dimulai dari kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan tidak merusak alam. Langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan memiliki dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan,” katanya.
Ditambahkannya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana. Keterlibatan semua pihak menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan lingkungan.
Hendro mengimbau masyarakat menjadikan peringatan Hari Bumi sebagai momentum untuk memperbaiki kebiasaan sehari-hari. Kesadaran kolektif diharapkan mampu mengurangi risiko bencana yang semakin meningkat setiap tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....