Bahaya Dosa Lisan yang Sering Dianggap Remeh dan Sepele
- 10 Apr 2026 06:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sering kali manusia lebih waspada terhadap dosa-dosa besar yang terlihat jelas dan dapat dilihat oleh mata secara langsung. Namun, manusa sering kali lupa untuk waspada terhadap dosa-dosa yang sering dianggap ringan dan biasa, padahal memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan dan hubungan dengan Allah SWT.
"Ada beberapa dosa-dosa yang kalau kita sebut, bisa membuat kita menjadi langsung takut, seperti zinah, mencuri, dan membunuh, namun ada juga dosa yang kita anggap sepele dan biasa, padahal itu dosa yang paling dibenci oleh Allah SWT," kata Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tayan Hilir, Muhammad Tahir dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jum'at 10 April 2026.
Menurut Tahir, bicara tentang dosa ada yang ketika mendengarnya, bisa membuat manusia seketika langsung menjadi takut, seperti perzinahan, mengambil barang atau hak orang lain tanpa izin, dan membunuh. Namun, disampaikannya bahwa ada juga dosa-dosa yang dilakukan hampir setiap hari dalam hidup, sering dianggap biasa dan sepele, padahal dosa tersebutlah yang paling tidak disukai oleh Allah SWT.
Dosa yang sering dianggap biasa dan sepele oleh manusia adalah dosa lisan yang keluar dari mulut tanpa dijaga, dimana dosa ini pelan-pelan menurut Tahir akan membuat noda hitam di hati menjadi menumpuk, sehingga hasilnya secara perlahan akan mengeraskan dan mematikan hati nurani. Perkataan yang sering keluar dari mulut tanpa dipikirkan, sering menyakiti perasaan orang lain, dan tanpa disaring sebelum diucapkan.
"Kalian menganggap dosa lisan, tentang sesuatu ucapan yang keluar dari mulut tanpa kita pikirkan panjang, itu ringan dan biasa, padahal disisi Allah SWT sangat besar," ujarnya.
Disampaikannya, sudah sangat banyak dosa yang muncul bukan disebabkan oleh perbuatan-perbuatan besar, tetapi muncul dari lisan yang tidak bisa dijaga ketika berucap kepada seseorang. Berkaitan dengan dosa lisan contoh yaitu ghibah atau membicarakan keburukan, aib, dan sesuatu yang tidak disukai dari seseorang di belakangnya, sekalipun hal yang dibicarakan itu benar.
Lebih lanjut, kata Tahir, Allah SWT melarang keras kepada umatnya utuk melakukan perbuatan ghibah, karena sama saja halnya dengan hukum menyebut saudara sendiri dengan sesuatu yang tidak disukainya. Allah SWT menggambarkan ghibah dengan hal yang sangat mengerikan, sehingga manusia diharapkan dapat menjauhkan diri dari dosa lisan yang satu ini, karena dapat menghancurkan kehormatan seseorang dan merusak persaudaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....