Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir Rob dan Longsor

  • 07 Apr 2026 16:18 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Banjir rob dan tanah longsor kembali menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini diperparah dengan minimnya daerah resapan air serta sistem aliran air yang tidak berjalan lancar.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sanggau, Sigit Dwi Purnomo, mengungkapkan fenomena cuaca ekstrem menyebabkan volume air meningkat drastis dalam waktu singkat, sehingga tanah tidak mampu menyerap air secara optimal. Akibatnya, air meluap ke permukaan dan memicu banjir, sementara struktur tanah yang labil meningkatkan risiko longsor.

“Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat membuat tanah jenuh air dan tidak mampu menahan beban,” kata Sigit Dwi Purnomo, dalam Obrolan Kentongan RRI Sanggau, Selasa 7 April 2026.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat rentan terjadi di wilayah dengan vegetasi minim dan Selain faktor cuaca, kurangnya resapan air menjadi penyebab utama yang memperburuk situasi. Alih fungsi lahan serta berkurangnya ruang terbuka hijau membuat air hujan tidak terserap ke dalam tanah, melainkan langsung mengalir ke permukaan.

“Ketika daerah resapan berkurang, air akan mencari jalur lain dan itu sering kali menyebabkan genangan hingga banjir rob,” ujarnya.

Ia menambahkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana. Tidak hanya itu, sistem drainase yang buruk juga menjadi faktor pendukung terjadinya banjir dan Saluran air yang tersumbat sampah atau tidak terawat menyebabkan aliran air menjadi tidak lancar, sehingga memperparah genangan.

“Aliran air yang tidak lancar mempercepat terjadinya banjir dan memperbesar potensi longsor di daerah rawan,” katanya.

Untuk itu Sigit mengajak masyarakat peduli lingkungan adalah langkah sederhana yang berdampak besar untuk mencegah bencana. Jaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan agar banjir dan longsor bisa diminimalisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....