Memaknai Paskah dalam Iman, Pengampunan, dan Kasih Sejati

  • 05 Apr 2026 21:13 WIB
  •  Entikong

RRI. CO. ID, Entikong - Perayaan Paskah tahun ini kembali mengajak umat Kristiani untuk merenungkan makna kebangkitan sebagai dasar iman yang hidup. Momentum ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan panggilan untuk memperbarui keyakinan dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota Komisi Katekese Keuskupan Sanggau, Yohanes Sunardi mengatakan Makna pertama yang ditekankan adalah memiliki keyakinan yang mendalam kepada Tuhan. Iman yang kuat menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan hidup yang semakin kompleks.

“Paskah mengingatkan kita bahwa iman bukan hanya diucapkan, tetapi harus sungguh dihidupi dalam tindakan nyata,” kata Yohanes Sunardi, dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Minggu 5 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa keyakinan yang mendalam akan membentuk pribadi yang tangguh dan penuh harapan dan Selain itu, Paskah juga mengajarkan pentingnya hidup dalam pengampunan. Umat diajak untuk berdamai, baik dengan diri sendiri maupun dengan sesama, sebagai wujud nyata dari kasih Kristus.

“Pengampunan adalah jalan menuju kebebasan batin, tanpa itu kita akan terus terbelenggu oleh luka dan amarah dan umat mampu menjadikan Paskah sebagai titik awal untuk memperbaiki relasi yang retak.” ujarnya.

Selanjutnya kata Sunardi, pesan ketiga yang tak kalah penting adalah tidak pernah berhenti berbuat kasih. Kasih menjadi inti dari ajaran Kristiani yang harus terus diwujudkan dalam kehidupan sosial.

Melalui perayaan Paskah ini, umat diharapkan mampu menghidupi iman, mempraktikkan pengampunan, dan setia dalam kasih. Dengan demikian, kebangkitan Kristus benar-benar menjadi terang yang menghidupkan dan menguatkan setiap langkah kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....