Pengharapan dalam Tuhan Membuat Hidup Jadi Lebih Jelas dan Terarah
- 04 Apr 2026 05:24 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sanggau, mengajak umat Kristen untuk memahami bahwa hidup bukan sekadar hanya serangkaian kegiatan, namun punya makna dan tujuan yang lebih jelas di dalam Tuhan. Pentingnya memiliki arah hidup yang jelas adalah agar seseorang tidak terjebak dalam rutinitas tanpa arti, sehingga imannya tetap kuat dan penuh harapan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya ada hal yang jauh lebih penting dari kehidupan orang beriman ketika dia menyadari bahwa hidupnya bukan sekedar aktifitas yang berjalan dari waktu ke waktu saja," kata Ketua Bamag Sanggau, Petrus Musa dalam Obrolan Mutiara Pagi Protestan, Sabtu 4 April 2026.
Menurut Musa, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita sebagai manusia harus menyadari bahwa ada bagian lain dari kehidupan kita yang harus pergumulkan dan pikirkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ia menilai hal ini penting, karena secara faktual ada kehidupan yang dikatakan sebagai orang-orang yang hidup pada keadaan yang malang, tidak beruntung, dan tidak memiliki rti dalam hidupnya.
Dalam hidup umat Kristen, kata Musa, bahwa haruslah memiliki dua arah hidup, yaitu yang benar atau hanya sekedar hidup dan bergerak dilingkungan yang sepertinya baik, namun justru sebaliknya. Sebagian orang, menurut Musa hidupnya hanya semacam dipenuhi suatu kewajiban, aktifitas, tapi sesungguhnya tidak mengerti secara jelas alasan mengapa dia melakukan semua itu dalam hidupnya.
"Beberapa orang hidup dengan diliputi sebagai macam kewajiban dan aktifitas, tapi tanpa mengerti untuk apa dia melakukan semuanya itu," ujarnya.
Musa mengatakan, jangan sampai umat Kristen hidup tanpa tau arah dan tujuan yang jelas, dimana hal ini dikhawatirkan dapat membuatnya kehilangan makna, harapan, dan berjalan jauh dari rencana Tuhan. Jangan sampai hidup dalam kerapuhan, karena hidup yang semacam itu, menurut Musa akan sangat mudah runtuh, membuat iman menjadi lemah, dan cenderung akan lebih mudah jatuh ke dalam dosa.
Sebaliknya, menurut Musa hidup dalam harapan yang kekal kepada Tuhan memiliki tujuan dan akhir yang jelas, apalagi jika dijalani dengan penuh keimanan, maka akan membuat hidup menjadi lebih bermakna. Menaruh harapan kepada Tuhan, berarti memberikan kekuatan dalam hidup untuk menghadapi berbagai tantangan di tengah kondisi dunia yang semakin hari tidak menentu, karena Tuhan adalah sumber pengharapan yang pasti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....