Mengajar Anak TK, Tantangan dan Kebahagiaan Bersama
- 17 Mar 2026 07:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Mengajar anak usia dini menjadi pengalaman tersendiri bagi para pendidik, khususnya ketika harus berhadapan dengan berbagai karakter anak yang masih dalam tahap tumbuh kembang. Di ruang kelas taman kanak-kanak, guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membimbing anak untuk mengenal lingkungan baru, belajar bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini.
Guru TK Pertiwi Sanggau Shintyalisti, dalam obrolan Sore Ceria RRI SP Sanggau, Senin 16 Maret 2026, menceritakan pengalamannya selama mengajar anak-anak usia dini yang menurutnya memiliki dinamika tersendiri di dalam kelas. Aktivitas mengajar anak-anak taman kanak-kanak memerlukan pendekatan yang berbeda dengan jenjang pendidikan lainnya.
"Ketika pertama kali mengajar, saya menyadari bahwa anak-anak di usia ini masih sangat membutuhkan perhatian dan pendekatan yang lembut. Ada yang masih malu, ada yang menangis, bahkan ada yang belum terbiasa berpisah dengan orang tuanya," ungkap Listi.
Menurut Listi, hal itu menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh setiap guru yang mengajar di tingkat pendidikan anak usia dini. Anak-anak pada usia tersebut masih dalam tahap eksplorasi dan belajar mengenal dunia sekitar, sehingga rentan terhadap rasa cemas, malu, atau keinginan untuk selalu dekat dengan orang tua.
Diakuinya berbagai metode pembelajaran diterapkan agar anak tidak merasa terbebani saat belajar. Kegiatan seperti bermain, bernyanyi, bercerita, serta berbagai permainan edukatif menjadi cara yang efektif untuk menumbuhkan minat belajar anak, sekaligus membantu mereka memahami materi secara perlahan.
"Biasanya anak-anak mulai berani berinteraksi dan mengikuti kegiatan di kelas, ketika mereka sudah merasa nyaman, proses belajar juga menjadi lebih mudah untuk dijalankan," kata Listi.
Ia menambahkan bahwa melihat perkembangan anak dari hari ke hari menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seorang guru. Momen ketika anak mulai berani berbicara di depan teman-temannya atau mampu melakukan sesuatu secara mandiri menjadi hal yang sangat membanggakan.
Bagi Listi, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mengajar anak usia dini bukan hanya soal memberikan pelajaran, tetapi juga tentang mendampingi proses tumbuh kembang mereka dengan penuh kesabaran dan perhatian. Melalui proses itulah guru turut berperan dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....