Teguh Beriman di Minggu Kedua Prapaskah
- 01 Mar 2026 20:32 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Minggu kedua masa Prapaskah menjadi momentum refleksi bagi umat Katolik untuk semakin meneguhkan iman di tengah berbagai tantangan kehidupan. Dalam permenungan Injil, Yesus mengajak setiap orang untuk tetap setia dan percaya kepada Tuhan meskipun situasi hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Penyuluh Agama Katolik Kecamatan Meliau, Andrianus Joko, dalam Program Mutiara pagi RRI, Minggu 1 Maret 2026 mengungkapkan bahwa masa Prapaskah merupakan waktu yang tepat untuk memperdalam relasi dengan Tuhan melalui doa, puasa, dan aksi kasih. Ia menyampaikan bahwa cobaan hidup bukanlah alasan untuk menjauh dari iman, melainkan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.
“Di minggu kedua Prapaskah ini, kita diajak untuk melihat kembali perjalanan iman kita. Walaupun keadaan hidup terasa berat dan tidak menyenangkan, jangan pernah goyah dalam percaya kepada Tuhan,” kata Andrianus.
Menurutnya, refleksi Prapaskah mengingatkan umat akan keteladanan Yesus yang tetap taat pada kehendak Bapa, bahkan saat menghadapi penderitaan. Dalam situasi dunia yang penuh ketidakpastian, umat diajak untuk tidak larut dalam keputusasaan, tetapi tetap berpegang pada janji keselamatan yang diberikan Allah.
“Iman yang teguh bukan berarti tanpa masalah, tetapi bagaimana kita tetap setia dan berharap kepada Tuhan di tengah masalah itu,” jelasnya.
Andrianus mengajak umat untuk menjadikan doa dan perbuatan kasih sebagai kekuatan utama dalam menjalani masa tobat ini. Renungan yang membahas bagaimana menerapkan nilai-nilai Prapaskah dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga maupun di tengah masyarakat.
Melalui pesan minggu kedua Prapaskah ini, umat Katolik diharapkan semakin menyadari pentingnya keteguhan iman sebagai fondasi hidup. Ajakan Yesus untuk tetap percaya di tengah kesulitan menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada bagi mereka yang setia dan berserah kepada Tuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....