Kisah Angela Raih LPDP, Tekad Kembali Bangun Daerah
- 26 Feb 2026 11:49 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Semangat generasi muda daerah untuk menembus pendidikan tinggi melalui skema pendanaan pemerintah kian menunjukkan geliat positif. Peluang tersebut terbuka lebar, asalkan diiringi tekad kuat, persiapan matang, dan keberanian memanfaatkan kesempatan yang ada.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Angela Purnamasari, penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) asal Kabupaten Sanggau. Dalam dialog Sanggau Menyapa, Kamis 26 Februari 2026, ia membagikan perjalanan panjangnya sejak proses seleksi hingga persiapan studi yang dijalani dengan penuh komitmen.
“Beasiswa LPDP bukan hanya tentang kesempatan belajar, tetapi juga amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Setiap tahapan seleksi membentuk karakter disiplin dan rasa tanggung jawab,” ungkap Angela.
Ia menjelaskan, LPDP membuka peluang luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktoral, baik di dalam maupun luar negeri. Lebih dari sekadar pembiayaan studi, program ini menekankan komitmen penerima untuk kembali dan berkontribusi di tanah air, khususnya di daerah asal.
Menurut Angela, semangat untuk kembali membangun daerah menjadi nilai penting dalam skema beasiswa tersebut. Ia mengakui, peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah harus dimulai dari keberanian anak muda untuk bermimpi besar.
“Sebagai penerima LPDP, saya ingin memberi yang terbaik untuk negara, khususnya melalui pengabdian di daerah setelah menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Dalam dialog itu, Angela juga membagikan kiat praktis bagi generasi muda Sanggau yang ingin mengikuti jejaknya. Persiapan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga penguatan kapasitas kepemimpinan dan keaktifan dalam kegiatan sosial.
Menurutnya, rekam jejak kontribusi sosial menjadi nilai tambah penting dalam proses seleksi. Hal tersebut mencerminkan kepedulian dan komitmen calon penerima beasiswa terhadap masyarakat.
Angela turut menitikberatkan pada pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam perjalanan meraih beasiswa. Motivasi dan doa dari orang-orang terdekat menjadi energi yang membantunya melewati setiap tahapan seleksi yang kompetitif.
Ia berharap semakin banyak putra-putri daerah yang berani keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan peluang pendidikan yang tersedia. Baginya, akses beasiswa adalah jembatan untuk memperluas wawasan sekaligus membawa perubahan nyata bagi daerah.
“Ilmu yang saya peroleh nantinya harus kembali kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral dan cinta kepada Indonesia,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....