Pengarusutamaan Gender Perkuat Ketahanan Keluarga
- 23 Feb 2026 14:29 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pengarusutamaan gender di dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun relasi yang sehat dan setara antaranggota keluarga. Penerapan prinsip ini tidak hanya menyangkut pembagian peran, tetapi juga berdampak langsung pada dinamika psikologis suami, istri, dan anak.
Psikolog Kabupaten Sanggau Pratiningsih menjelaskan bahwa keluarga merupakan ruang pertama pembentukan nilai dan karakter anak. Karena itu, kesetaraan perlu ditanamkan melalui pola asuh dan komunikasi yang adil sejak dini.
“Pengarusutamaan gender di dalam keluarga bukan berarti menyamakan peran secara kaku, tetapi memastikan setiap anggota keluarga memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang,” kata Pratiningsih dalam Obrolan Pengarustamaan Gender RRI Entikong – Sanggau, Senin 23 Februari 2026.
Menurutnya, dinamika psikologi dalam keluarga sangat dipengaruhi oleh komunikasi dan relasi kuasa antara suami, istri, serta anak. Ketika salah satu pihak merasa lebih dominan tanpa ruang dialog, potensi konflik dan tekanan psikologis akan lebih besar.
“Dalam perspektif psikologi, relasi yang setara menciptakan rasa aman dan saling menghargai, sehingga anak tumbuh dengan konsep diri yang sehat. Anak yang melihat kerja sama orang tua akan belajar tentang empati dan tanggung jawab secara alami,” jelasnya.
Pratiningsih juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran bahwa tugas domestik dan pengasuhan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Pembagian peran yang fleksibel dan disepakati bersama dapat memperkuat ikatan emosional dalam keluarga.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa stereotip gender yang ditanamkan sejak dini dapat memengaruhi pilihan dan kepercayaan diri anak di masa depan. Oleh sebab itu, orang tua perlu memberi ruang bagi anak untuk mengeksplorasi minat tanpa batasan label berbasis gender.
“Ketika keluarga mampu menerapkan prinsip kesetaraan dan memahami dinamika psikologis anggotanya, maka keluarga tersebut akan lebih tangguh menghadapi tantangan sosial. Saya berharap kesadaran tentang pengarusutamaan gender terus diperkuat dari lingkup keluarga sebagai unit terkecil masyarakat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....