Mengasah Prasangka Baik Kepada Tuhan Sejati

  • 21 Feb 2026 21:34 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Mengasah rasa prasangka baik kepada Tuhan menjadi refleksi penting bagi umat beriman di tengah kehidupan sosial yang serba terbuka. Tema ini mengemuka dalam pembinaan rohani yang membahas bagaimana sikap dan perbuatan yang tampak baik di depan manusia belum tentu bernilai sama di hadapan Tuhan, sehingga diperlukan ketulusan hati dan integritas iman dalam setiap tindakan.

Pendeta Kristian Moses, dosen di STT Grace International, menyampaikan bahwa prasangka baik kepada Tuhan bukan sekadar berpikir positif, melainkan percaya penuh pada kehendak-Nya meski situasi tidak selalu sesuai harapan. Ia menjelaskan bahwa manusia sering terjebak pada penilaian sosial, padahal Tuhan melihat hati dan motivasi terdalam.

“Banyak orang berusaha terlihat baik di depan sesama, tetapi lupa membangun ketulusan di hadapan Tuhan. Padahal yang dinilai Tuhan adalah hati, bukan sekadar penampilan luar,” ujar Pendeta Kristian dalam program Mutiara pagi RRI Entikong, Sabtu 21 Februari 2026.

Menurutnya, untuk mengasah sikap tersebut diperlukan kedisiplinan rohani seperti doa, refleksi diri, dan membaca firman Tuhan secara konsisten. Melalui proses itu, seseorang belajar menyelaraskan niat dan tindakan agar tidak hanya mengejar pengakuan manusia, melainkan berkenan di hadapan Tuhan.

“Integritas iman diuji saat tidak ada seorang pun yang melihat. Di situlah ketulusan kita benar-benar terlihat di hadapan Tuhan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membangun prasangka baik kepada Tuhan membantu seseorang tetap teguh ketika menghadapi persoalan hidup. Sikap ini menuntun umat untuk tidak mudah mengeluh atau menyalahkan keadaan, melainkan tetap percaya bahwa Tuhan bekerja dalam segala hal.

Melalui siaran mutiara pagi, umat diajak untuk lebih jujur terhadap diri sendiri dan memperbaiki motivasi hidup. Dengan demikian, kebaikan yang dilakukan bukan hanya sekadar citra di mata manusia, tetapi benar-benar lahir dari hati yang tulus dan berkenan di hadapan Tuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....