Komunikasi Lintas Generasi Kuatkan Solidaritas Perempuan

  • 18 Feb 2026 11:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Perbedaan generasi perempuan menghadirkan dinamika tersendiri dalam cara memandang karier, keluarga, dan ruang pertemanan. Komunitas menjadi jembatan penting yang mempertemukan pengalaman perempuan muda dan perempuan yang telah berkeluarga dalam satu ruang dialog yang setara.

Inisiator komunitas perempuan kreatif Kartisain, Fay Miftachus melihat interaksi lintas usia justru memperkaya proses belajar di dalam komunitas. Ia menyebut setiap kelompok usia membawa perspektif berbeda yang saling melengkapi, baik dalam kehidupan personal maupun profesional.

“Perempuan muda membawa semangat eksplorasi dan keberanian mencoba hal baru, sementara perempuan yang lebih senior menghadirkan pengalaman hidup yang berharga. Pertemuan keduanya menciptakan ruang belajar yang tidak bisa didapatkan sendirian,” ujar Fay dalam Program Obrolan Pengarusutamaan Gender RRI Entikong, Senin 16 Februari 2026.

Fay menjelaskan dialog lintas generasi membantu perempuan memahami realitas kehidupan secara lebih utuh sebelum mengambil keputusan penting. Ia mengatakan proses berbagi cerita tersebut kerap menjadi bekal mental bagi perempuan muda sekaligus ruang refleksi bagi perempuan yang lebih dewasa.

“Cerita tentang pernikahan, karier, hingga pengasuhan bukan untuk menakut-nakuti, tetapi menjadi bahan pembelajaran agar perempuan bisa mempersiapkan diri lebih matang. Dari situ muncul keberanian menentukan pilihan hidup sesuai prioritas masing-masing,” kata dia.

Ia menilai keterhubungan emosional antaranggota komunitas juga mampu mengurangi rasa kesepian yang sering dialami perempuan di berbagai fase kehidupan. Baik perempuan lajang maupun yang telah berkeluarga, menurutnya sama-sama membutuhkan ruang untuk didengar tanpa penghakiman.

“Kesepian bukan hanya dialami yang sendiri, tetapi juga yang sudah memiliki keluarga namun kehilangan ruang bercerita. Komunitas hadir untuk memastikan setiap perempuan tetap memiliki tempat pulang secara emosional,” ungkapnya.

Fay berharap semakin banyak ruang pertemuan lintas generasi yang terbuka bagi perempuan di berbagai daerah. Ia meyakini solidaritas yang terbangun dari perbedaan pengalaman justru menjadi kekuatan utama perempuan untuk tumbuh bersama menghadapi tantangan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....