Anak Paud Enggan Sayur, SPPG Dituntut Kreatif

  • 18 Feb 2026 10:29 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sanggau terus dievaluasi melalui inspeksi mendadak ke sejumlah sekolah. Sekretaris Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Sanggau, Henny Lorryda Yulian, mengungkapkan bahwa dari hasil sidak ditemukan kecenderungan anak TK dan PAUD belum terbiasa mengonsumsi sayuran.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi tim karena tujuan utama program adalah pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini. Jika sayur tidak diminati, maka perlu ada langkah agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa menimbulkan penolakan dari anak.

“Kami melihat langsung di lapangan, sebagian besar anak memang masih memilih lauk lain dan meninggalkan sayur yang ada di piring mereka,” ujar Henny dalam Dialog Entikong menyapa, Sabtu 14 Februari 2026.

Temuan itu, lanjutnya, tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan dengan pembentukan kebiasaan makan sehat. Satgas bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memikirkan strategi agar menu tetap bergizi namun lebih ramah bagi selera anak.

Menurut Henny, kreativitas dalam pengolahan sangat menentukan keberhasilan program. Bentuk penyajian, rasa, hingga tampilan warna makanan perlu dirancang supaya menggugah minat anak untuk mencoba.

“SPPG harus kreatif, sayur bisa diolah menjadi menu yang menarik tanpa mengurangi nilai gizinya, sehingga anak-anak mau makan,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi antara penyedia makanan, pihak sekolah, dan orang tua dapat memperkuat edukasi konsumsi sayur. Dengan begitu, program MBG tidak hanya berjalan, tetapi juga benar-benar membentuk kebiasaan hidup sehat bagi generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....