Awal Perjalanan Pecinta Alam Kalbar
- 08 Feb 2026 20:45 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Komunitas Pecinta Alam Kalimantan Barat berdiri sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam kegiatan alam bebas sekaligus penguatan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Kehadiran komunitas ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan organisasi resmi bagi para pegiat alam, khususnya di Kalimantan Barat.
Yang mana pecinta Alam Kalbar merupakan komunitas regional Kalimantan Barat yang pusat awal pergerakannya berada di Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu, organisasi ini kemudian dibentuk dan ditetapkan di Pontianak pada tahun 2014 sebagai basis utama kegiatan di Kalbar.
Berangkat dari latar belakang tersebut, salah satu penggerak Pecinta Alam Kalbar, Igun APC mengakui bahwa pembentukan organisasi ini tidak terlepas dari kebutuhan struktural. Sedangkan dalam kegiatan pendakian dan aktivitas alam bebas pada masa itu yang menumbuhkan kepedulian saat masa sekarang.
“Dulu itu, kalau mau naik gunung harus ada organisasi. Jadi Pecinta Alam Kalbar dibentuk sebagai wadah resmi, sekaligus identitas bagi kami yang aktif di kegiatan alam,” ujar Igun APC Dalam Obrolan Green Radio RRI Entikong, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia mengungkapkan, meskipun pusat awalnya berada di Jogja karena jaringan dan pembinaan sudah lebih dulu terbentuk. Akan tetapi Pontianak dipilih sebagai tempat pengembangan karena dianggap strategis dan sesuai dengan identitas regional Kalimantan Barat.
“Kita ini regional Kalbar, awalnya memang di Jogja, tapi kemudian dibentuk di Pontianak tahun 2014 agar pergerakan lebih dekat dengan alam dan persoalan lingkungan di daerah,” katanya.
Menurut Igun, latar belakang berdirinya Pecinta Alam Kalbar bukan sekadar hobi berpetualang. Tetapi juga dorongan untuk membangun kesadaran lingkungan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.
Ia menjelaskan, Pecinta Alam Kalbar aktif menggelar berbagai kegiatan, seperti pendidikan dasar kepecintaalaman, pendakian, edukasi lingkungan, hingga aksi sosial dan konservasi alam. Ke depan, Pecinta Alam Kalbar diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang positif serta mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam Kalimantan Barat.
“Alam ini titipan, lewat organisasi, kita belajar bertanggung jawab, bukan hanya menikmati,” ucap Igun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....