Pendeta Ajak Jemaat Hidupi New Social Reality
- 07 Feb 2026 20:38 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Pendeta Petrus Musa mengajak masyarakat untuk menghidupi new social reality sebagai landasan membangun kehidupan bersama yang lebih manusiawi. Kesadaran akan kehadiran sesama dinilai menjadi kunci utama di tengah perubahan sosial yang cepat.
Menurutnya, arus modernisasi dan gaya hidup individualistis berpotensi melemahkan ikatan sosial. Karena itu, relasi antarmanusia perlu kembali diperkuat agar harmoni dalam kehidupan bermasyarakat tetap terjaga.
Konsep new social reality menempatkan setiap individu sebagai bagian dari ruang sosial yang saling terhubung. Setiap orang memiliki tanggung jawab moral untuk merawat kebersamaan dan menciptakan lingkungan yang inklusif.
“New social reality adalah upaya menyadari sesama sebagai bagian dari diri kita,” ungkap Pendeta Petrus Musa dalam program Mutiara Pagi RRI Entikong, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menyebut bahwa hidup bersama tidak hanya dimaknai sebagai keberadaan fisik, tetapi juga keterlibatan emosional. Kehadiran dalam suka dan duka menjadi wujud nyata dari solidaritas sosial.
Petrus juga ungkap peran strategis gereja dan komunitas sebagai ruang pembelajaran nilai kebersamaan. Melalui kolaborasi lintas kelompok, jejaring sosial yang kuat dan berdaya dapat terus dibangun.
“Kita hidup menjadi bagian dari keberadaan kita bersama-sama, pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam membangun tatanan sosial yang berkeadaban,” ujanya.
Petrus mengingatkan bahwa kebersamaan lahir dari tindakan konkret, bukan sekadar wacana. Langkah-langkah kecil yang konsisten diyakini mampu menumbuhkan empati dan memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....