Mengapa Perut Berbunyi Ketika Lapar? Ini Penjelasannya
- 17 Nov 2025 19:36 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Hampir semua orang pernah mengalami perut yang tiba-tiba berbunyi, terutama saat lapar atau belum makan dalam waktu lama. Meski sering dianggap memalukan, sebenarnya bunyi tersebut adalah reaksi alami tubuh yang menandakan sistem pencernaan sedang bekerja. Fenomena ini dalam dunia medis disebut borborygmi, yaitu suara yang muncul akibat pergerakan gas dan cairan di dalam usus.
Ketika perut kosong, otak mengirim sinyal ke lambung dan usus untuk mulai bekerja mempersiapkan makanan. Sinyal ini memicu kontraksi otot-otot pencernaan yang disebut peristaltik. Gerakan peristaltik berfungsi mendorong sisa makanan, gas, dan cairan ke saluran pencernaan berikutnya. Pergerakan inilah yang menimbulkan suara gemericik atau “krucuk” yang sering kita dengar.
Selain kondisi lapar, perut juga bisa berbunyi setelah makan. Ketika makanan masuk, sistem pencernaan bekerja lebih aktif untuk memecah dan mengolah makanan. Campuran makanan, cairan, dan gas yang bergerak bersama menghasilkan suara yang mirip dengan saat lapar, meski biasanya lebih pelan. Ini menunjukkan bahwa pencernaan adalah proses yang terus berlangsung, bukan hanya saat perut kosong.
Jenis makanan tertentu dapat membuat perut lebih sering berbunyi. Makanan yang menghasilkan banyak gas, seperti kacang-kacangan, kol, minuman bersoda, atau makanan tinggi serat, dapat meningkatkan aktivitas usus sehingga suara terdengar lebih jelas. Begitu juga jika seseorang menelan banyak udara saat makan atau minum, misalnya karena makan terlalu cepat atau sering berbicara ketika makan.
Dalam beberapa kasus, perut yang sering berbunyi juga bisa menjadi tanda pencernaan sensitif, stres, atau gangguan ringan seperti iritasi usus. Ketika stres atau cemas, saraf yang mengatur pencernaan menjadi lebih aktif, menyebabkan pergerakan usus meningkat dan menimbulkan bunyi lebih sering dari biasanya. Namun, jika tidak disertai nyeri atau gejala lain, kondisi ini biasanya tidak berbahaya.
Perut berbunyi adalah reaksi normal tubuh yang terjadi saat sistem pencernaan bekerja. Bunyi akan berkurang setelah makan atau ketika aktivitas usus mereda. Untuk menguranginya, biasakan makan teratur, kunyah makanan pelan-pelan, dan hindari makanan yang memicu gas berlebihan. Jika suara perut disertai nyeri atau keluhan lain, barulah disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (JEN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....