Risiko Tidur Sambil Mendengarkan Musik dari Headset
- 15 Sep 2025 21:57 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Mendengarkan musik sebelum tidur telah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama bagi mereka yang kesulitan tidur atau merasa lebih rileks dengan suara yang menenangkan. Namun, menggunakan headset saat tidur untuk mendengarkan musik bisa membawa sejumlah risiko bagi kesehatan. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini dapat berdampak buruk jika dilakukan terus-menerus tanpa memperhatikan efek jangka panjangnya.
Salah satu risiko utama adalah gangguan pada telinga. Menggunakan headset dalam waktu yang lama, apalagi semalaman, dapat menyebabkan iritasi pada saluran telinga. Tekanan dari earbud atau headphone yang menempel terus-menerus dapat menyebabkan luka kecil atau peradangan. Lebih parah lagi, jika volumenya terlalu tinggi, dapat merusak sel-sel rambut halus di dalam telinga yang berperan dalam pendengaran, yang akhirnya bisa memicu gangguan pendengaran permanen.
Selain gangguan pada telinga, risiko lainnya adalah terganggunya kualitas tidur. Meskipun musik bisa membuat rileks, suara yang terus-menerus mengalir ke telinga bisa mengganggu fase tidur dalam (deep sleep). Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang optimal, dan ini bisa berdampak pada tingkat energi, suasana hati, dan konsentrasi keesokan harinya. Tidur dengan headset juga berisiko membuat pengguna terbangun secara tiba-tiba karena perubahan volume atau pergantian lagu yang tidak diinginkan.
Tak hanya itu, penggunaan headset saat tidur juga dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah di sekitar kepala atau telinga jika posisi tidur menekan perangkat tersebut dalam waktu lama. Beberapa orang bahkan melaporkan rasa sakit di kepala, rahang, atau leher setelah tidur sambil menggunakan headset. Hal ini biasanya disebabkan oleh tekanan berlebih atau posisi tidur yang tidak alami karena menyesuaikan dengan bentuk headset.
Risiko lain yang sering diabaikan adalah potensi bahaya kabel (pada headset berkabel). Saat tidur, tanpa sadar seseorang bisa terbelit kabel, yang dalam kasus ekstrem bisa menyebabkan tersedak atau gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak. Meskipun kejadian ini jarang, tetap saja hal tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan perangkat elektronik saat tidur.
Untuk tetap menikmati musik tanpa mengorbankan kesehatan, sebaiknya gunakan speaker dengan volume rendah dan atur timer agar musik berhenti setelah beberapa menit. Alternatif lainnya adalah menggunakan perangkat audio khusus yang dirancang untuk tidur, seperti headband speaker atau bantal dengan speaker internal. Yang terpenting, utamakan kenyamanan dan keamanan tubuh agar tidur tetap berkualitas dan bebas dari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....