Lima Buah Langka yang Hanya Ada di Indonesia
- 08 Sep 2025 19:35 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan hayati yang luar biasa. Dari Sabang hingga Merauke, negeri ini menyimpan beragam flora unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Salah satu kekayaan tersebut adalah buah-buahan langka yang hanya tumbuh di tanah Indonesia. Meski belum banyak dikenal luas, buah-buah ini memiliki rasa, bentuk, dan manfaat yang sangat menarik.
Berikut ini adalah 5 buah langka yang hanya ada di Indonesia:
1. Buah Matoa (Pometia pinnata) – Papua
Buah matoa berasal dari Papua dan termasuk dalam keluarga leci. Buah ini memiliki rasa unik yang merupakan perpaduan antara rambutan, durian, dan lengkeng. Kulitnya keras, berwarna hijau tua hingga keunguan saat matang, sementara daging buahnya bening dan kenyal.
2. Buah Kepel (Stelechocarpus burahol) – Jawa
Buah kepel dikenal sebagai buah keraton karena dulu hanya boleh dikonsumsi oleh bangsawan Jawa. Buah ini berbentuk bulat sebesar bola pingpong, dengan kulit cokelat tua dan daging buah berwarna jingga kecokelatan.
3. Buah Enau (Arenga pinnata) – Sumatera dan Kalimantan
Buah enau berasal dari pohon aren dan sering disebut sebagai "buah aren". Meskipun lebih dikenal karena nira dan gula arennya, buah dari pohon ini juga sangat unik. Buah enau berbentuk bulat kecil dengan kulit bersisik hitam yang keras dan bergetah.
4. Buah Lobi-lobi (Flacourtia inermis) – Sulawesi
Buah lobi-lobi memiliki bentuk bulat kecil seperti ceri dan berwarna merah tua saat matang. Rasanya sangat asam namun menyegarkan. Buah ini biasa dijadikan manisan atau rujak.
5. Buah Cempedak (Artocarpus champeden) – Kalimantan dan Sumatera
Meski mirip dengan nangka, cempedak memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat dan khas. Buah ini memiliki kulit berduri lunak dan daging buah berwarna kuning emas dengan tekstur lembut.
Buah-buahan langka Indonesia tidak hanya menyimpan cita rasa unik, tapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Sayangnya, sebagian dari buah-buah ini mulai sulit ditemukan karena perubahan lahan, minimnya budidaya, dan kurangnya promosi. Upaya pelestarian dan edukasi tentang flora lokal sangat penting agar generasi mendatang masih bisa menikmati kekayaan alam asli Indonesia ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....