Dampak Game Roblox untuk Anak-anak
- 07 Agt 2025 17:18 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Roblox adalah platform game online yang sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja. Di dalamnya, pengguna bisa membuat, memainkan, dan berbagi berbagai jenis permainan yang dibuat oleh pengguna lain.
Sekilas, Roblox terlihat menyenangkan dan edukatif karena mendorong kreativitas dan kerja sama. Namun, di balik popularitasnya, Roblox juga menyimpan beberapa risiko yang perlu diwaspadai oleh orang tua.
1. Konten Tidak Sesuai Usia
Meskipun Roblox memiliki sistem moderasi, tidak semua konten yang tersedia cocok untuk anak-anak. Beberapa game mengandung unsur kekerasan, bahasa kasar, atau tema-tema yang tidak sesuai dengan perkembangan psikologis anak. Karena game dibuat oleh pengguna (user-generated content), kontrol terhadap isi permainan menjadi sangat sulit dilakukan secara menyeluruh.
2. Fitur Chat yang Rentan terhadap Predator Online
Roblox memiliki fitur chat yang memungkinkan pemain berkomunikasi satu sama lain. Meskipun ada filter otomatis, masih ada risiko anak-anak terpapar oleh bahasa tidak pantas, penipuan, atau bahkan pendekatan dari orang dewasa yang berniat buruk (online grooming). Banyak kasus predator online yang menyamar menjadi anak-anak dan mendekati korban melalui platform seperti Roblox.
3. Pembelian Dalam Game (Microtransactions)
Roblox menggunakan mata uang virtual bernama Robux. Anak-anak sering kali tergoda untuk membeli item atau akses khusus di game, dan ini bisa menyebabkan pengeluaran yang tidak terkendali jika tidak diawasi. Bahkan, anak-anak bisa menjadi korban penipuan yang menjanjikan Robux gratis melalui tautan berbahaya.
4. Kecanduan dan Dampak pada Kesehatan Mental
Karena sifatnya yang sangat interaktif dan kompetitif, anak-anak bisa dengan mudah kecanduan bermain Roblox. Mereka bisa menghabiskan berjam-jam di depan layar, yang berdampak pada kesehatan fisik (seperti kurang tidur dan kelelahan mata) serta mental (seperti kecemasan, tantrum, dan gangguan emosi jika tidak diizinkan bermain).
5. Kurangnya Pengawasan Orang Tua
Banyak orang tua yang tidak sepenuhnya memahami bagaimana Roblox bekerja. Akibatnya, mereka membiarkan anak-anak bermain tanpa batasan atau pengawasan. Padahal, Roblox memiliki fitur pengaturan privasi dan kontrol orang tua (parental control) yang bisa diaktifkan untuk membatasi akses anak terhadap fitur tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....