Niat dan Hukum Puasa 1 Muharram
- 26 Jun 2025 15:38 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Puasa pada tanggal 1 Muharram merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Puasa di bulan ini sangat dianjurkan karena Rasulullah SAW menyebutnya sebagai bulan Allah yang penuh keberkahan.
Niat puasa 1 Muharram dapat dilafalkan dalam hati tanpa perlu diucapkan secara lisan. Waktu niat untuk puasa sunnah lebih fleksibel dibandingkan puasa wajib, yakni bisa dilakukan mulai dari malam hari hingga sebelum tergelincirnya matahari (zawal), asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
"Nawaitu shauma yaumi Muharram sunnatan lillahi ta'ala,". Niat ini cukup diucapkan dalam hati, sebagai bentuk kesadaran dan kesungguhan menjalankan ibadah karena Allah semata.
Artinya, jika dilaksanakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika ditinggalkan tidak berdosa. Meskipun tidak ada riwayat khusus yang menyebutkan puasa tepat pada tanggal 1 Muharram, ulama menyatakan bahwa puasa di awal bulan Muharram tetap termasuk bagian dari keutamaan puasa di bulan tersebut.
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadis riwayat Muslim: "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yakni bulan Muharram". Hadis ini menjadi dasar utama dianjurkannya puasa selama bulan Muharram, termasuk tanggal 1 sebagai awal bulan yang penuh keberkahan.
Melaksanakan puasa sunnah di awal bulan Muharram juga menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan memulai tahun baru Islam dengan ibadah. Ini adalah momen muhasabah (introspeksi) dan kesempatan untuk menebus dosa serta memperbanyak amal saleh. Maka, niat dan kesungguhan dalam menjalankannya sangat penting.
Dengan memahami niat dan hukum puasa 1 Muharram, umat Islam dapat lebih termotivasi untuk menunaikan amalan sunnah ini. Selain mendapat pahala, puasa ini juga menjadi cara menyambut tahun baru Islam dengan semangat spiritual yang lebih tinggi dan tekad untuk memperbaiki kualitas ibadah di tahun mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....