Teknik Sambung Pucuk pada Tanaman Durian
- 25 Jun 2025 08:05 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Sambung pucuk merupakan salah satu metode perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan yang banyak diterapkan dalam budidaya durian. Teknik ini dilakukan dengan cara menggabungkan dua bagian tanaman, yaitu batang bawah dari tanaman durian yang berasal dari biji dan pucuk dari tanaman induk yang sudah terbukti unggul. Tujuan utama dari sambung pucuk adalah untuk menghasilkan tanaman durian yang memiliki pertumbuhan kuat dari batang bawah dan sifat unggul dari batang atas.
Pemilihan batang bawah menjadi tahap awal yang sangat penting dalam sambung pucuk. Batang bawah idealnya berasal dari biji durian lokal yang tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki sistem perakaran yang baik. Tanaman ini sebaiknya sudah berumur sekitar 6–12 bulan dengan diameter batang 0,5–1 cm. Sementara itu, entres atau batang atas diambil dari pohon induk durian yang sudah terbukti produktif, memiliki kualitas buah yang baik, dan bebas dari penyakit.
Proses penyambungan dilakukan dengan memotong bagian pucuk batang bawah dan menyayat ujung entres agar sesuai, lalu kedua bagian tersebut disatukan dan diikat erat menggunakan plastik atau tali rafia. Untuk menjaga kelembaban dan mencegah infeksi, sambungan kemudian ditutup dengan plastik transparan atau plastik es. Selama 2–4 minggu, sambungan akan menunjukkan tanda keberhasilan apabila entres tetap segar dan mulai tumbuh tunas baru.
Perawatan pasca sambung juga memegang peranan penting dalam keberhasilan teknik ini. Tanaman harus ditempatkan di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung selama proses penyatuan jaringan. Penyiraman dilakukan secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanam, namun tidak berlebihan agar akar tidak membusuk. Bila sambungan berhasil, plastik penutup dapat dibuka secara bertahap setelah 3–4 minggu.
Keunggulan teknik sambung pucuk pada tanaman durian adalah waktu berbuah yang relatif lebih cepat dibandingkan durian dari biji. Selain itu, karena batang atas berasal dari pohon induk unggul, maka sifat-sifat genetik seperti rasa, ukuran, dan aroma buah dapat diwariskan secara langsung. Teknik ini juga memungkinkan petani menggandakan varietas durian unggul secara efisien dalam skala besar.
Dengan penguasaan teknik sambung pucuk yang baik, petani durian dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman secara signifikan. Selain itu, teknik ini menjadi solusi untuk mengatasi kendala variabilitas genetik pada perbanyakan melalui biji. Oleh karena itu, sambung pucuk merupakan keterampilan penting yang sebaiknya dikuasai oleh para pembudidaya durian yang ingin menghasilkan tanaman unggul secara konsisten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....