Jetlag Setelah Bepergian Jauh? Begini Cirinya

  • 05 Mei 2025 19:19 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Setelah menempuh penerbangan panjang melintasi beberapa zona waktu, tubuh Anda mungkin mulai memberikan sinyal-sinyal aneh. Tapi apakah itu benar-benar jetlag atau hanya kelelahan biasa? Jetlag adalah kondisi sementara yang terjadi ketika jam biologis Anda tidak selaras dengan waktu lokal di tempat tujuan. Mengenal gejala khas jetlag adalah langkah pertama untuk menanganinya dengan efektif.

Salah satu tanda paling umum jetlag adalah gangguan tidur. Jika Anda merasa sulit tidur di malam hari atau terbangun terlalu pagi tanpa bisa tidur kembali, padahal tubuh terasa lelah, kemungkinan besar Anda mengalami jetlag. Ritme sirkadian Anda masih terjebak di zona waktu asal, sehingga tidak sesuai dengan waktu lokal di tempat Anda berada sekarang.

Selain gangguan tidur, kelelahan ekstrem sepanjang hari juga menjadi penanda utama. Jetlag membuat tubuh merasa seolah tidak memiliki energi, bahkan setelah tidur cukup. Anda mungkin merasa mengantuk di waktu-waktu yang biasanya Anda aktif, atau justru segar bugar saat orang lain bersiap tidur. Ketidaksesuaian ini adalah cerminan dari jam internal Anda yang belum tersinkronisasi.

Gejala lain yang bisa Anda amati termasuk sulit berkonsentrasi, sakit kepala ringan, gangguan pencernaan, dan perubahan suasana hati. Misalnya, Anda bisa merasa lebih mudah marah atau cemas tanpa alasan yang jelas. Ini semua merupakan reaksi tubuh terhadap stres akibat perubahan waktu dan lingkungan yang drastis dalam waktu singkat.

Perhatikan juga seberapa cepat tubuh Anda beradaptasi. Bila setelah beberapa hari Anda tetap merasa tidak sinkron dengan waktu lokal, besar kemungkinan jetlag sedang terjadi. Biasanya butuh satu hari untuk menyesuaikan diri per zona waktu yang dilewati, jadi jika Anda melintasi lima zona waktu, tubuh bisa butuh hingga lima hari untuk pulih sepenuhnya.

Mengetahui apakah Anda mengalami jetlag bukanlah soal diagnosa medis, tapi soal mengenali pola dan reaksi tubuh Anda sendiri. Jika gejala seperti yang disebutkan muncul setelah perjalanan jauh dan Anda merasa "tidak nyambung" dengan waktu sekitar, bisa dipastikan Anda mengalami jetlag. Dengan memahami tanda-tandanya lebih dini, Anda bisa mulai mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pemulihan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....