Amankah Bayi Tidur Menggunakan Empeng? Berikut Penjelasannya
- 03 Mei 2025 12:55 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Empeng atau dot sering sekali digunakan oleh orang tua untuk menenangkan bayi, terutama saat menjelang tidur. Kebiasaan ini memang terlihat praktis, namun banyak orang tua bertanya-tanya: apakah aman membiarkan bayi tidur sambil menggunakan empeng?
Menurut beberapa studi, penggunaan empeng saat tidur justru dapat memberikan manfaat tertentu. Salah satu manfaat yang paling sering disebut adalah penurunan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Meski mekanisme ini belum sepenuhnya dipahami, empeng dapat diyakini membantu menjaga saluran pernapasan tetap terbuka ketika bayi tidur.
Namun, penggunaan empeng tidak boleh sembarangan. Empeng harus diberikan setelah proses menyusui lancar, biasanya setelah bayi berusia tiga hingga empat minggu. Memberikan empeng terlalu dini dikhawatirkan bisa mengganggu proses menyusui karena mengubah pola hisapan bayi.
Selain itu, penting untuk memperhatikan kebersihan dan kondisi empeng. Empeng yang kotor atau rusak bisa menyebabkan infeksi mulut atau tersedak. Pastikan empeng selalu dalam keadaan bersih dan selalu diganti secara berkala, serta tidak diikatkan ke leher bayi karena berisiko menyebabkan tercekik.
Empeng juga sebaiknya hanya digunakan saat bayi akan tertidur atau sedang rewel. Penggunaan secara berlebihan bisa mengganggu perkembangan struktur gigi jika terus berlanjut hingga usia balita. Oleh karena itu, batasi pemakaian dan hentikan kebiasaan ini secara bertahap seiring pertumbuhan anak.
Jadi, bayi boleh menggunakan empeng saat tidur, selama penggunaannya tepat dan aman. Konsultasikan juga dengan dokter anak untuk memastikan empeng digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi bayi masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....